Harga Bapok di Dompu Mulai Naik

Salah seorang pedagang di Pasar Induk Dompu tengah menjajakan barang dagangannya, Rabu, 14 Oktober 2020. Saat ini, harga kebutuhan Bahan Pokok (Bapok) di Dompu, mulai merangkak naik.(Suara NTB/Jun)

Dompu (Suara NTB) – Memasuki musim hujan tahun ini, harga sejumlah kebutuhan Bahan Pokok (Bapok) di Dompu, mulai merangkak naik. Baik untuk komoditas pertanian seperti cabai, bawang merah dan berbagai jenis bumbu dapur lainnya. Kendati begitu, tingkat kebutuhan masyarakat masih cukup rendah. Demikian ungkap salah seorang pedagang di Pasar Induk Dompu, Nurjanah ketika dikonfirmasi Suara NTB, Rabu, 14 Oktober 2020.

Ia mengatakan, beberapa jenis bumbu dapur yang dijajakan saat ini mengalami kenaikan harga. Seperti halnya cabai rawit dan keriting, dari kisaran Rp20 ribu/Kg kini merangkak naik sampai Rp40 ribu/Kg. Pun demikian dengan bawang merah, perkilogram paling rendah dijual pedagang Rp25 ribu. “Sudah naik semua cuma ndak laku karena sepi orang belanja,” cetusnya.

Iklan

Selain cabai dan bawang merah, harga komoditas bawang putih pasokan luar daerah turut naik, yakni Rp25 ribu/Kg dari sebelumnya Rp20 ribu/Kg. Namun untuk tomat sendiri kondisinya justru berbeda, ia masih tetap bertahan dengan harga Rp3000/Kg.

Naiknya harga sejumlah kebutuhan bahan pokok ini, menurut dia, bukan pengaruh minimnya pasokan stok dari luar daerah, tetapi murni akibat tingginya harga yang dipatok para pengepul. “Naiknya ini bukan karena tidak ada barang, tapi memang harganya mahal dari sana,” ujarnya.

Disinggung tingkat kebutuhan konsumen, Nurjanah menegaskan, semenjak Covid-19 melanda wilaya ini pihaknya tak pernah mendapat keuntungan besar lantaran sepinya pembeli. Tetapi karena ini merata dialami sebagian besar pedagang, ia tak begitu mempersoalkan. Terpenting tiap harinya ada keutungan bersih Rp100-Rp200 ribu untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. “Cuma jadi pertanyaan sekarang ini kenapa kita ndak pernah diberi bantuan, kenapa kok orang yang tidak punya usaha diberi oleh pemerintah. Kita inikan terdampak juga,” keluhnya. (jun)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional