Hanyut di Sungai, Bocah di Kediri Ditemukan Tewas

Giri Menang (Suara NTB) – Sabhan (12) bocah asal Dusun Karang Kuripan, Desa Kediri Induk, Kecamatan Kediri ditemukan tim Basarnas Mataram, Jumat, 10 Maret 2017. Korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Setelah sempat hilang hanyut di sungai Babak di daerah Setempat Kamis, 9 Maret 2017 lalu.

Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian. Saat ditemukan posisi jasad korban setengah mengapung.
Informasi yang dihimpun, tim SAR Mataram menerjunkan satu tim rescue 9 orang untuk mencari korban. Tim SAR dibantu masyarakat setempat, tim mulai melakukan penyisiran sekitar pukul 05.45 Wita.

Iklan

Setelah melakukan pencarian, akhirnya tak jauh dari lokasi kejadian, tim berhasil menemukan jasad korban sekitar pukul sekitar pukul 06.45 Wita. Tim pun langsung membawa jasad korban ke Puskesmas terdekat.

Menurut keterangan koordinator lapangan tim penyelamat, Suryaman, saat kejadian korban bersama tiga rekannya bermaksud mandi di Sungai Babak. Namun karena tak bisa berenang, kaki korban tak mampu menjangkau dasar sungai akhirnya tenggelam.

Mengetahui rekannya tak muncul-muncul ke permukaan, dua rekannya sempat panik. Mereka langsung pulang dan tidak berani menceritakan kejadian tersebut. Kejadian tersebut baru diketahui, begitu rekan korban memberanikan diri melapor ke orang tua korban. Akan tetapi orang tua korban terlebih dahulu sudah melapor ke Polsek Kediri karena anaknya tak kunjung pulang.

Kapolsek Kediri, AKP Nuraini dikonfirmasi menjelaskan kejadian itu terjadi Kamis, 9 Maret 2017 sore. Namun pihak kepolisian baru mendapat laporan pada pukul 22.00 Wita.

Petugas kepolisian sempat melakukan pencarian dibantu warga sekitar begitu etelah menerima laporan. Namun nihil, karena jarak pandang malam hari dan peralatan seadanya. Merasa kesulitan, pihak Polsek Kediri akhirnya meminta bantuan ke Kantor SAR Mataram. ”Korban ditemukan di sungai tak jauh dari lokasi kejadian,” jelasnya. (her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here