Hanya Empat Jam, Setengah Miliar Uang Baru Ludes Ditukar

Penukaran uang di mobil kas keliling Bank Indonesia dimulai. (Suara NTB/bul)

Mataram (Suara NTB) – Bank Indonesia mulai mengerahkan mobil kas kelilingnya untuk melayani penukaran uang. Untuk hari pertama di bulan puasa ini, antusiasme masyarakat menukarkan uangnya ternyata cukup tinggi. Tak sampai empat jam, setengah miliar lebih uang baru ditukarkan.

Bank Indonesia melayani penukaran di Taman Sangkareang Mataram, Senin, 13 Mei 2019. Sejak pagi, masyarakat berbondong-bondong mengunjungi mobil kas keliling yang dikawal ketat aparat. Umumnya penukaran dilakukan dalam jumlah besar. Dari jutaan, hingga belasan juta dari satu orang penukar. Ada juga yang menukarkan hanya ratusan ribu, tapi tak banyak.

Iklan

Dua kasir Bank Indonesia yang dikerahkan melayani dari sisi kiri dan kanan mobil kas keliling ini. Beberapa penukar mengaatakan, lebih awal menukar uangnya ke pecahan kecil, untuk pembagian THR (Tunjangan Hari Raya), ada juga untuk santunan ke anak-anak yatim dan orang tua jompo.

Hari pertama ini, kas keliling Bank Indonesia membawa Rp750 juta uang baru. Seluruh pecahan. Tak sampai jam 01.00 Wita, layanan penukaran ditutup. Dengan total penukaran Rp550 juta. Zary El Wathan, salah satu kasir Bank Indonesia mengatakan animo masyarakat cukup tinggi. Uang pecahan yang paling banyak diminati Rp2.000, lalu pecahan Rp5.000. Menyusul uang pecahan lainnya. Ada juga yang mencari uang logam untuk ditukarkan. Layanan penukaran ini rencananya rutin dilaksanakan, di lokasi yang sama. Dari tanggal 15 Mei sampai tanggal 28 Mei. Dari hari senin sampai Kamis. Jumat sampai Minggu libur.

Pada bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2019, kebutuhan uang kartal di masyarakat diproyeksikan meningkat. Terutama untuk uang pecahan kecil, dibandingkan kondisi normal. Menghadapi hal ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi  NTB bersama perbankan telah mengantisipasi dan mempersiapkan kebutuhan tersebut.

Proses persiapan diawali dengan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Bank Indonesia bersama perbankan untuk memproyeksikan kebutuhan uang Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 2019 di setiap bank dan rencana kegiatan kas keliling bersama untuk melayani masyarakat dalam penukaran uang.

Diperkirakan pada tahun 2019 ini kebutuhan uang untuk bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri sebesar Rp2,87 triliun atau meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,6 Triliun. Selain itu, Bank Indonesia juga dipastikan memiliki cadangan stok uang apabila realisasi kebutuhan uang lebih dari perkiraan yang sebesar Rp2,87 Triliun.

Kas keliling bersama direncanakan pada minggu ke-2 dan ke-3 Bulan Mei 2019. Bank peserta yang berencana akan mengikuti kegiatan kas keliling bersama bulan Ramadhan Tahun 2019 di Pulau Lombok antara lain, Bank NTB Syariah, Bank Mandiri, CIMB Niaga, Bank Shinhan, Bukopin, BTN, Bank Muamalat, BNI, BNI Syariah dan BSM. Sedangkan untuk Pulau Sumbawa yang meliputi  Kabupaten Sumbawa dan Kota Bima adalah Bank NTB Syariah Bima, Bank NTB Syariah Sumbawa dan BRI Syariah KCP Bima.

“Masyarakat tidak perlu khawatir dalam pelayanan penukaran uang ini, karena Bank Indonesia dan perbankan akan menyediakan tempat untuk melaksanakan pelayanan penukaran dengan sangat memperhatikan keamanan dan kenyamanan lokasi,” kata Kepala BI NTB, Achris Sarwani. (bul)