Hanya 16 CJH NTB Tarik Pelunasan BPIH

Ilustrasi jemaah haji (muritala yusuf olanrewaju/publicdomainpictures)

Mataram (Suara NTB) – Kanwil Kemenag NTB mencatat sebanyak 16 Calon Jemaah Haji (CJH) menarik pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2020. Penarikan pelunasan BPIH tersebut dilakukan belasan CJH NTB pasca pemerintah mengumumkan pembatalan  pelaksanaan ibadah haji 2020.

‘’Calon Jemaah Haji yang menarik setoran (pelunasan BPIH)  hanya 16 orang di  NTB,’’ sebut Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag NTB, H. M. Ali Fikri dikonfirmasi Jumat, 10 Juli 2020 kemarin.

Iklan

Ia merincikan 16 CJH yang menarik pelunasan BPIH di NTB. Sebanyak lima orang di Kabupaten Sumbawa, lima orang di Lombok Timur, lima orang di Kota Mataram dan satu orang di Kabupaten Bima. BPIH yang ditarik merupakan setoran pada pelunasan BPIH beberapa waktu lalu yakni sebesar Rp11,5 juta.

Artinya, CJH masih memiliki setoran BPIH sebesar Rp25,5 juta. Karena besar BPIH Embarkasi Lombok pada 2020 ditetapkan sebesar Rp37 juta lebih. ‘’Pelunasan yang kemarin diambil,’’ jelasnya.

Meskipun CJH menarik pelunasan setoran BPIH 2020, Fikri mengatakan nomor porsi mereka akan tetap pada musim haji 2021. Artinya, CJH tersebut tetap menjadi daftar tunggu pemberangkatan CJH pada musim haji tahun depan.

Berdasarkan data Kanwil Kemenag NTB, jumlah JCH yang batal diberangkatkan akibat pandemi Covid-19 sebanyak 4.499 orang. Terdiri dari JCH reguler 4.412 orang, JCH lansia 45 orang, petugas KBIHU 4 orang dan Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) 38 orang.

Sebanyak 4.412 JCH reguler tersebut tersebar di 10 kabupaten/kota di NTB. Antara lain di Kota Mataram 741 orang, Lombok Tengah 752 orangN Lombok Barat 571 orang, Lombok Timur 815 orang. Kemudian Bima 514 orang, Sumbawa 390 orang, Dompu 259 orang, Kota Bima 223 orang, Sumbawa Barat 144 orang dan Lombok Utara 3 orang.

  Pemprov Pangkas Anggaran Infrastruktur Rp239 Miliar

Dengan biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Embarkasi Lombok tahun 2020 untuk  jemaah reguler dan lansia sebesar Rp37,33 juta. Sedangkan BPIH untuk TPHD dan KBIHU sebesar Rp71,27 juta. (nas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here