Hampir Separuh Pelamar CPNS Pemprov Gugur

Pelamar CPNS Pemprov NTB melihat hasil SKD usai pelaksanaan tes di Kantor BKD NTB, Minggu, 16 Februari 2020. (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Hingga hari ke-13 pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Pemprov NTB, hampir separuh pelamar sudah gugur karena nilainya tak mencapai nilai ambang batas atau passing grade. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB mencatat, dari 5.837 peserta SKD, baru 51,53 persen atau 3.008 pelamar yang memenuhi passing grade.

Sedangkan 2.829 pelamar tidak memenuhi passing grade. Jika dijumlahkan dengan peserta yang tidak hadir sebanyak 463 orang, maka jumlah pelamar yang gugur sudah mencapai 3.292 orang. Sementara itu, sampai hari ke – 13 pelaksanaan SKD, pelamar CPNS Pemprov NTB formasi guru sosiologi untuk sementara berhasil meraih nilai SKD tertinggi CPNS di NTB sebesar 433 poin.

Iklan

Kepala Bidang Mutasi Pegawai BKD NTB, Raisah, SE, MM yang dikonfirmasi Suara NTB, Minggu (16/2) siang mengatakan bahwa memang antara pelamar yang memenuhi passing grade dan tidak memenuhi passing grade jumlahnya hampir separuhnya. Namun, untuk pelaksanaan SKD hari ke – 13, jumlah pelamar yang memenuhi passing grade lebih tinggi sedikit daripada yang tidak memenuhi passing grade.

‘’Yang memenuhi passing grade sampai kemarin 3.008 orang, sedangkan tidak memenuhi passing grade 2.829 orang,’’ sebut Raisah.

Jumlah pelamar yang seharusnya ikut SKD sebanyak 6.300 orang. Tetapi yang hadir sampai pelaksanaan hari ke – 13, totalnya sebanyak 5.837 orang. Tercatat, sebanyak 463 pelamar tidak hadir mengikuti SKD sejak hari pertama. Khusus untuk pelaksanaan hari ke – 13 saja, sebanyak 60 pelamar yang tidak hadir.

Raisah merincikan, untuk sesi pertama sebanyak 8 orang, sesi kedua 13 orang. Sesi ketiga 11 orang, sesi keempat 13 orang dan sesi kelima 15 orang. Pelamar yang tidak hadir mengikuti SKD rata-rata tanpa keterangan. Menurut Raisah hanya beberapa orang saja pelamar yang tidak ikut SKD karena terlambat datang.

‘’Lebih banyak tanpa keterangan. Kalaupun terlambat, itu hanya beberapa orang, satu atau dua orang setiap sesi,’’ katanya.

Raisah mengatakan, rekor tertinggi nilai SKD CPNS NTB untuk sementara dipegang pelamar guru sosialogi dengan perolehan nilai SKD sebesar 433 poin. Pelamar tersebut atas nama Jawahir Intan Hairul Saminah. Ia merupakan peserta SKD hari ke – 12 pada sesi kedua.

Untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), ia memperoleh nilai 135, Tes Intelegensia Umum (TIU) 155 dan Tes Kompetensi Pribadi (TKP) sebesar 143. Sementara itu, untuk nilai SKD terendah SKD pelamar CPNS Pemprov NTB hingga saat ini adalah 102. (nas)