Hadapi Pilkada NTB, Suhaili Akui Golkar Belum Solid

Praya (Suara NTB) – Ketua DPD I Partai Golkar NTB, H.M. Suhaili FT, mengaku kalau Partai Golkar sampai sejauh ini belum sepenuhnya solid, baik di internal pengurus hingga kader di tingkat bawah. Kondisi inilah yang membuat dirinya belum begitu pede (percaya diri) untuk maju di Pilkada NTB tahun 2018 mendatang. Meski di satu sisi, banyak dorongan dan dukungan agar dirinya maju pada Pilkada NTB mendatang.

“Terus terang saya belum begitu pede untuk maju di Pilkada NTB mendatang. Karena Partai Golkar sendiri belum begitu solid,” akunya saat berbicara di hadapan ratusan Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar Loteng di Aerotel Praya, Sabtu, 11 Februari 2017.

Iklan

Atas dasar itu, ujarnya, dirinya belum banyak melakukan gerakan maupun sosialisasi. Dirinya justru kalah dengan figur-figur lainnya. Meski demikian, Bupati Lombok Tengah ini menegaskan kesiapannya kalau kemudian partai menginginkan dirinya untuk maju pada Pilkada NTB mendatang. Asalkan dengan syarat, seluruh pengurus dan kader partai mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan hingga desa bahkan sampai dusun, harus benar-benar solid.

Pasalnya, untuk bisa memenuhi target dan harapan partai salah satu syaratnya partai harus solid. Dengan soliditas itupula Partai Golkar bisa memberikan manfaat yang besar dalam mewujudkan kemaslahatan masyarakat.

“Tidak akan artinya kita bicara memajukan partai dan berjaya di kala pemilu kalau kemudian kita selaku kader partai tidak solid,”  ujarnya mengingatkan.

 Untuk itu, Bupati Loteng ini menyerukan konsolidasi menyeluruh di semua jenjang kepengurusan agar kembali solid. Visi dan misi serta cara pandang harus kompak. Terutama menjelang agenda politik daerah mendatang, Partai Golkar harus mampu berbicara banyak.

Terhadap Pengurus Kecamatan, Suhaili meminta segera membentuk kepengurusan di tingkat desa hingga dusun. Pengurus dan kader yang direkrut juga harus jelas dan tidak hanya sekadar nama, tapi keberadaannya tidak jelas.

“Ini tugas pengurus kecamatan, segera membentuk pengurus di tingkat desa sampai dusun. Dan, orang-orang yang ditunjuk sebagai pengurus harus jelas serta mau bekerja membesarkan Partai Golkar,”  ujar mantan Ketua DPRD NTB ini. (kir)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here