Hadapi Pilkada Lobar, Enam Parpol Bakal Bentuk Koalisi Besar

Giri Menang (Suara NTB) – Menjelang Pilkada Lombok Barat (Lobar) 2018 yang bakal dimulai tahapannya pertengahan tahun ini, sejumlah partai politik (parpol) mulai ancang-ancang. Sejumlah parpol bahkan tengah membentuk koalisi besar untuk mengusung pasangan calon (paslon) pada pilkada 2018 nanti. Enam parpol itu adalah PDIP,PBB,PPP, Hanura, Gerindra dan Demokrat telah bersepakat menjalin komunikasi intensif guna mematangkan rencana koalisi besar ini.

“Enam parpol ini bakal membentuk koalisi besar menghadapi Pilkada nanti, setidaknya kalapun koalisi ini tidak bisa utuh tapi setidaknya bisa mengusung satu paket pasangan calon (paslon), itu yang kita hajatkan,” kata Ketua DPC PDIP Lobar, H. Sardian, M.Si, Jumat, 31 Maret 2017.

Iklan

Bentuk keseriusan rencana koalisi besar ini, jelasnya, enam parpol telah membuat kesepakatan awal. Pertama komunikasi politik terus dilakukan dengan menggelar pertemuan bergilir di masing-masing kantor pengurus tingkat kabupaten. Hal ini untuk menunjukkan enam parpol ini serius membentuk koalisi ke depan. Bukan hanya sebatas ingin dan berencana saja namun betul-betul ingin mengambil bagian pada kontestasi politik.

Terkait kemungkinan koalisi ini akan pecah, lantaran di tingkat atas memiliki pilihan berbeda nanti, menurut Sardian, para pengurus DPC enam parpol juga intens berkomunikasi di tingkat DPD, DPW hingga DPP terkait rencana koalisi ini.

Ia berharap dalam waktu dekat ini akan diperoleh jawaban dari masing-masing terkait hal ini.  Mengenai siapa calon yang akan diusung nanti oleh koalisi besar ini, menyusul beberapa nama yang santer bakal maju seperti dirinya dan H. Khairul Anwar dari Hanura, termasuk Ketua DPC PBB H. Lukman Mukhtar, menurut Sardian tidak menutup kemungkinan. Hal ini lah yang akan terus dikomunikasikan secara intensif dengan parpol. Namun tentunya ada proses penjaringan calon di masing-masing parpol.

Hasil dari penjaringan ini nantinya akan dijadikan acuan dasar untuk menentukan siapa yang  layak diusung mengacu kualifikasi hasil survei elektabilitas. “Sebab kita punya komitmen kita ingin menang, bukan sekedar  ikut meramaikan,’’ jelasnya.

Jika nanti ada calon dari luar kader yang masuk menjadi calon, menurutnya terbuka kemungkinan. Sebab parpol membuka komunikasi seluas-asluasnya, jika nanti kader lebih layak diusung, maka tentu akan dikomunikasikan sebaliknya calon dari luar kader yang lebih layak, karena memungkinkan meraih suara banyak pada pilkada maka akan diusung.

Sementara itu Ketua DPC PBB H Lukman Mukhtar menyatakan, enam parpol ini memang mengarah membentuk koalisi besar. “Komunikasi tetap berlanjut mengarah untuk koalisi besar,” jelasnya.

Jalinan komunikasi antar parpol terus intens dilakukan. Pekan kemarin dilakukan pertemuan di DPC Hanura, selanjutnya akan diadakan di kantor DPC PDIP Lobar dan dilakukan secara bergiliran. (her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here