H.M.Zubaidi Siapkan Program Prioritas Bangun Desa Perampuan

Kepala Desa Perampuan H. M. Zubaidi, bersama istri usai dilantik oleh Bupati H. Fauzan Khalid. (Suara NTB/her)

H. M. Zubaidi, M.Pd.I., resmi dilantik menjadi Kepala Desa Perampuan Kecamatan Labuapi periode 2021-2027. H. Zubet sapaan akrab pria lulusan S2 Unisma Malang itu pun telah menyiapkan berbagai program prioritas sesuai tertuang dalam visi misi yang akan dilaksanakan di masa jabatannya enam tahun ke depan.

Diwawancarai di kantor desa setempat Kamis, 19 Agustus 2021, Zubaidi mengatakan ia resmi dilantik sebagai Kades Perampuan terhitung sejak dilantik tanggal 19 Agustus 2021 sampai 19 Agustus Tahun 2027. Mengawali pelaksanaan programnya, nantinya pada APBDes Perubahan 2021. “Kita sudah menyiapkan program sesuai visi misi saya,”jelas dia. Sesuai visi misi yang ditawarkan saat pilkades ia ingin mengabdi dan melayani masyarakat.

Iklan

Ia pun sudah menyiapkan program-program prioritas. Satu di antaranya, program prioritas yang akan diwujudkan dalam waktu dekat adalah ia ingin menertibkan lembaga-lembaga desa, kaitan dengan BUMDes. Kenapa ini menjadi prioritas?, Karena hal ini menjadi program 100 hari kerjanya. Ia ingin meluncurkan produk air kemasan yang dikelola desa melalui BUMDes. “Ini nanti semua dari APBDdes, yang mana air kemasan ini dari Desa Perampuan, oleh Desa Perampuan dan untuk Desa Perampuan,” ujarnya.

Kondisi saat ini, banyak anggaran desa direfocusing dampak pandemi. Karena itu, program yang sudah ada di RPJMDes akan coba didaur ulang. Pihaknya akan memanggil dan melibatkan para kadus, perangkat dan BPD untuk melakukan musyawarah dusun dan musyawarah desa menuju Musrenbang desa untuk menetapkan APBDes. “Penting saya akan mengundang semua perangkat,”ujarnya. Diakui, pihaknya tidak bisa hanya melakukan pembangunan fisik, karena persoalan yang penting adalah kesehatan dan keamanan.

Untuk menunjang pelayanan kesehatan, pihaknya akan mengalokasikan untuk pengadaan kendaraan ambulans. “Selain itu sekian persen untuk BLT DD, perlu Kita rasionalisasi dan bersihkan,”ujarnya. Program lainnya, ke depan ia akan merehabilitasi kantor desa, pengadaan puskesdes dan pasar rakyat. Sehingga ujung tombak dan ikon pembangunan manusia dan daerah itu ada di desa.

Saat ini desa diberikan hak otonomi. Namun sejauh mana batasan otonomi ini. Pihaknya ingin membenahi di dalam untuk memberikan rasa nyaman dan puas kepada masyarakat soal pelayanan.  Dengan menerapkan disiplin masuk, istirahat dan pulang kantor. (her)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional