H. Faurani Terpilih Jadi Ketua Kadin NTB

H. Faurani memberikan sambutan setelah terpilih sebagai Ketua Kadin NTB periode 2020-2025

Mataram (Suara NTB) – H. Faurani, SE, MBA terpilih menjadi Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi NTB periode 2020-2025. Ia mengantikan Ketua Kadin NTB sebelumnya, Ir. L. Heri Prihatin IR.

Pemilihan dilaksanakan melalui Musda VII di Hotel Aston In Mataram, Rabu, 4 Maret 2020. Musda berlangsung khidmat. Kadin kabupaten/kota di NTB juga hadir. Demikian juga dari Kadin Indonesia. Hadir juga dari IWAPI, Gapensi, Inkindo dan stakeholder lainnya. Musda VII Kadin NTB dibuka oleh Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah yang diwakili Sekda NTB, Drs. H. L. Gita Ariadi, M. Si.

Iklan

Proses pemilihan Ketua Kadin NTB berlangsung mulus. Sepanjang prosesnya berjalan, dari pagi hingga siang, nyaris tidak ada hambatan yang berarti. Semangatnya sama. Semua sepakat, bersatu, utuh dalam mendukung pembangunan di NTB dan Indonesia.

Sebelumnya, muncul empat nama sebagai calon Ketua Kadin NTB. Di antaranya, H. Faurani, L. Heri Prihatin, Rapii, da Marhaidi. Salah satu di antara nama ini adalah Ketua Kadin NTB dua periode, L. Heri Prihatin. Dalam AD/ART, tidak berhak dipilih, calon yang telah memimpin dua periode. Akhirnya, kesepakatan dipercayakan H. Faurani yang paling layak. Lalu dipilih secara aklamasi.

Terpilihnya H. Faurani sebagai Ketua Kadin NTB juga mendapat sambutan hangat dari Kadin Indonesia. Ketua Kadin Indonesia yang berhalangan datang, Rosan Perkasa Roeslani merencanakan akan melantik langsung dan memberikan ucapan langsung. Kadin Indonesia memberikan kesempatan sebulan, setelah ditetapkan ketua terpilih untuk menyusun formasi strukturnya.

Sekda NTB, L. Gita Ariadi menegaskan, dengan kepemimpinan baru Kadin NTB, harapannya terbangun organisasi pengusaha yang solid di daerah ini. Apalagi, NTB membutuhkan peran aktif para pengusaha lokal berkontribusi lebih besar membangun daerah ini.
“Kita berharap ekonomi kita akan semakin baik dengan peran aktif para pengusaha lokal kita. Jangan sampai ada konflik internal, mari dukung investasi di daerah ini. Apalagi di depan kita ada KEK Mandalika dan MotoGP 2021 mendatang,” demikian Sekda NTB.

Sementara Ketua Kadin NTB terpilih, H. Faurani, SE, MBA menegaskan, setelah proses Musda selesai, adalah tugas bersama memikirkan kerja besar apa yang bisa dilakukan. Agar Kadin NTB bisa memberi manfaat besar bagi banyak orang.

Ia menekankan soal pentingnya persatuan. Tanpa persatuan, menurutnya “non sense”. Ia mengatakan jangan bermimpi Kadin akan tumbuh dan menjadi besar. Jangan pernah menuntut kepada orang lain untuk masuk menjadi anggota Kadin. Tetapi ia mendorong harus memberikan contoh yang baik dan eksistensi kepada seluruh stakheloders, tanpa terkecuali pemerintah. Maupun pengusaha-pengusaha lainnya.

H. Faurani pernah menjabat dua periode sebagai Ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) NTB. Saat ini mewakili Indonesia timur menjadi pengurus BPP Gapensi.

Ia sangat memahami betul tentang organisasi. Karena itu, ia mengatakan ingin menguatkan pengurusan di daerah. Terutama di kabupaten/kota, agar di provinsi bisa berbuat lebih besar.
“Kita benahi di provinsi, kita lengkapi kekurangan dan kita butuh kebersamaan. Tidak bisa tercerai berai. Dan kita ingin lebih harmonis dengan pemerintah daerah, harus itu. Dan apa yang bisa kita persembahkan kepada pemerintah daerah,” demikian komitmennya.

Dengan gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dan wakilnya, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah ia mengatakan Kadin NTB akan makin merapat. Demikian juga dengan daerah-daerah, Kadin NTB juga akan bersiap mendampingi hearing dengan bupati dan walikota.(bul)