H-3 Lebaran Pekerjaan Jalan Harus Dihentikan Sementara

Mataram (Suara NTB) – Beberapa pekerjaan perbaikan jalan di Kota Mataram masih dalam pengerjaan. Namun Pemerintah dan Polri telah memberikan imbauan agar semua pengerjaan jalan segera diselesaikan. Jika tidak dapat diselesaikan menjelang lebaran, maka pada H-3 lebaran pengerjaan itu harus dihentikan sementara atau ditunda.

“Kemarin sudah ada video conference (konferensi video) dengan Kapolri yang menginstruksikan agar pengerjaan jalan segera diselesaikan. Kalau belum selesai, harus ditunda dulu paling tidak dihentikan sementara pada H-3 lebaran,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram H. Mahmuddin Tura, di Mataram, Rabu (6/6).

Iklan

Ia mengatakan bahwa jalanan di Kota Mataram saat ini masih relatif baik. Meskipun ada yang rusak, namun kerusakannya tidak terlalu parah. Sehingga masih dapat dilalui oleh kendaraan bermotor. Kendati demikian, pihaknya akan memberikan instruksi pula kepada rekanan. Sehingga pengerjaannya dapat dilakukan lebih cepat.

“Ada juga pengerjaannya yang harus selesai dalam waktu empat bulan. Jadi tidak bisa selesai sebelum lebaran ini, nanti dilanjutkan lagi setelah lebaran. Bisa saja H+3 lebaran atau bisa saja H+1 lebaran, nanti kita lihat kondisinya,” ujarnya.

Beberapa proyek pengerjaan jalan itu ada yang baru dikerjakan selama tiga minggu. Total semuanya sebanyak 10 paket dengan nilai Rp39,8 miliar. Sebagian besar waktu pengerjaannya harus rampung dalam waktu empat bulan. Sehingga belum dapat selesai hingga lebaran nanti.

“Kontraknya rata-rata dalam waktu empat bulan pengerjaan. Jadi lebaran jelas belum bisa selesai. Jadi harus dihentikan sementara pada H-3 lebaran. Karena jangan sampai itu (pengerjaan jalan) malah mengganggu lalu lintas (mudik lebaran),” ujarnya.

Namun demikian, ia mengatakan bahwa pengaruh jalanan di Kota Mataram dalam arus mudik dan balik tidak terlalu besar. Tidak seperti jalan-jalan di kabupaten yang banyak dilalui pengendara. Ia berharap perjalanan warga yang melintas di sepanjang jalan di Kota Mataram berjalan dengan lancar tanpa hambatan apapun.

“Kalau Mataram itu kan bukan jalan utama yang dilewati untuk mudik. Jadi pengaruhnya tidak terlalu besar. Selain itu jalanan kita juga masih cukup bagus. Masih bisa dilewati dengan nyaman oleh pengendara, meskipun beberapa masih dalam proses perbaikian,” ujarnya. (lin)