Guru Mesti Kreatif Gunakan Portal Pembelajaran Daring

Suasana sosialisasi serta pembimbingan pemanfaatan Rumah Belajar yang dilakukan secara luring di beberapa sekolah jenjang SMP di Kota Mataram.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Masa pandemi Covid-19 menuntut kreativitas dan inovasi pendidik dalam menentukan strategi pembelajaran agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Pendidik juga harus merancang pembelajaran yang kreatif dengan memanfaatkan media yang tepat dan sesuai.

Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) NTB, Mohammad Mustari, MM., MA. Ph.D., menjelaskana, terkait dengan media, materi dan konten-konten pembelajaran Kemendikbud melalui Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemendikbud No. 15 tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar dari Rumah dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19 telah merekomendasikan Rumah Belajar sebagai salah satu sumber dan media pembelajaran yang dapat dimanfaatkan.

Ia menyampaikan, untuk lebih mengenalkan dan mengoptimalkan pemanfaatan portal rumah belajar kepada pendidik, LPMP NTB bersama Duta Rumah Belajar melaksanakan sosialisasi serta pembimbingan pemanfaatan Rumah Belajar yang dilakukan secara luring di beberapa sekolah jenjang SMP di Kota Mataram.

Kegiatan di laksanakan di SMPN 11 Mataram, pada tanggal 5 November 2020 yang diikuti  23 orang, SMPN 16 Mataram tanggal 9 November 2020 diikuti oleh 21 orang, SMPK Tunas Daud  Mataram diikuti 11 orang , SMPN 21 Mataram tanggal 19 November 2020 diikuti 13 orang dan di SMPN 20 Mataram diikuti 23 orang.

“Agenda sosialisasi yaitu pengenalan fitur-fitur yang ada di portal rumah belajar, yaitu sumber belajar  Fitur yang menyajikan materi ajar bagi siswa dan pendidik berdasarkan kurikulum, Kelas Maya Sebuah Learning Management System (LMS) yang dikembangkan khusus untuk memfasilitasi proses pembelajaran virtual atau tanpa tatap muka antara pendidik dan siswa,” jelas Mustari.

Selain itu, Bank Soal Fitur kumpulan soal dan materi evaluasi siswa yang dikelompokkan berdasarkan topik ajar, Laboratorium Maya Fitur simulasi praktikum laboratorium yang ada disajikan secara interaktif dan menarik, dikemas bersama lembar kerja siswa dan teori praktikum.

Di samping itu, terdapat juga fitur-fitur pendukung , antara lain peta budaya, buku sekolah elektronik, Wahana Jelajah Angkasa, Karya Bahasa dan Sastra, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, Edugame dan Blog Pena. Selain fitur-fitur dalam rumah belajar juga disosiallisasikan sumber belajar lain yaitu  Radio Edukasi dan TV Edukasi.

Pendidik diharapkan dapat memanfaatkan memanfaatkan Rumah Belajar yang sesuai dalam menerapkan model-model pembelajaran inovatif. “Sebagai salah satu upaya untuk meminimalisir kejenuhan peserta didik yang disebabkan oleh penerapan pembelajaran konvensioal yang monoton dan terbatasnya interaksi selama belajar dari rumah,” terangnya. (ron)