Guru Harus Berkreasi Melalui Pembelajaran Inovatif di Sekolah

Kepala Dinas Dikbud NTB, H. Aidy Furqan (kanan) didampingi Sekretaris Dinas Dikbud NTB, H. Muhtadi Hairi menyerahkan Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT) kepada perwakilan guru CPNS, Senin, 4 Januari 2021.(Suara NTB/ron)

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB memberikan pengarahan kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) guru SMA, SMK, dan SLB formasi tahun 2019, serta penyerahan Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT), pada Senin, 4 Januari 2021 di Kantor Dinas Dikbud NTB. Sebanyak 222 orang guru CPNS formasi 2019 menerima SPMT tersebut.

Kepala Dinas Dikbud NTB, Dr. H. Aidy Furqan, M.Pd., menyampaikan, pengarahan itu bertuuan agar guru CPNS sebelum melaksanakn tugas sebagai guru harus memahami dulu arah kebijakan mengenai dunia pendidikan dan kebudayaan. Kepala bidang di Dinas Dikbud NTB juga diminta menyapa dan memberikan pengarahan.

“Saya juga minta kepala bidang untuk mulai menyapa, saya tegaskan beberapa hal,” katanya.

Aidy menjelaskan, penegasan kepada guru CPNS itu antara lain mengenai komitmen kerja, peningkatan kompetensi profesional, dan mereka diminta berkreasi melalui pembelajaran inovatif di sekolah. Kreasi itu mengacu pada empat komeptensi yang dimiliki, yaitu kompetensi pedagogik, profesional, personal, dan sosial.

Ia merasa senang ada penambahan 222 guru CPNS untuk melengkapi kebutuhan guru di NTB. “Saya senang penambahan 222 guru, apalagi ada rencana Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 5.000 orang,” katanya.

Sekretaris Dinas Dikbud NTB, Dr. H. Muhtadi Hairi, M.Pd., mengatakan, kegiatan ini untuk pembekalan kepada guru CPNS agar mengetahui tugas mereka. “Ini sebagai pengenalan juga mengenai Dinas Dikbud NTB dan jajarannya,” katanya. (ron)