Gunung Sangeang Api Bima Bersatus Waspada

Mataram (suarantb.com) – Pantauan Kementerian ESDM, Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Pos Pengamatan Gunung Api Sangeang Api menunjukkan adanya aktivitas gunung api. Hingga disimpulkan gunung yang berlokasi di Pulau Sangeang, Kabupaten Bima itu berstatus waspada.

Dalam rilis yang diterima suarantb.com, selaku penyusun laporan Ade Yasser Akhmad Purwata menjelaskan pemantauan terhadap gunung api tersebut dilakukan Minggu kemarin, 7 Mei 2017.

Iklan

“Tingkat aktivitas G, simpulannya  Sangeang Api berada Level II (waspada). Tapi kalau dari visual, gunung kabut 0-I dan asap kawah tidak teramati,” jelasnya.

Terjadi enam kali gempa hembusan (HB) dengan amplitudo 2-5 milimeter dan lama gempa 7-35 detik. Disertai gempa tremor harmonik sebanyak satu kali dengan amplitudo 9 milimeter dan durasi 134 detik. “Gempa tektonik jauh juga terekam di seismograf terjadi sebanyak dua kali dengan amplitudo 11-60 milimeter berdurasi 65-120 detik,” paparnya.

Meski berstatus waspada, pantauan cuaca di gunung dengan ketinggian 1.949 meter itu cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga kencang ke arah barat daya. Suhu udara 29-34 derajat Celsius dan kelembaban udara 48-68 persen.

Melihat status terkini Sangeang Api, masyarakat sekitar tidak diperbolehkan mendekati dan beraktivitas di dalam radius 1.5 km dari pusat aktivitas Gunung Sangeang Api. Tidak diperbolehkan pula mendekati dan beraktivitas di semua lembah sungai yang berhulu dari pusat aktivitas atau puncak gunung. Untuk menghindari potensi ancaman bahaya aliran lahar yang mungkin terjadi pada saat hujan.

“Waspadai bahaya aliran piroklastik serta tidak diperbolehkan mendekati dan beraktivitas di daerah di antara Lembah Sori Wala dan Sori Mantau hingga mencapai pantai, serta  Lembah Sori Boro dan Sori Oi,” tandasnya. (ros)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional