Gunakan Produk Lokal Entram, Pemprov Gratiskan Pemeriksaan Rapid Antigen 7.843 Peserta SKD CPNS

Rapid test antigen Enram

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB akhirnya mengambil kebijakan menggratiskan pemeriksaan rapid antigen bagi 7.843 peserta seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS 2021. Dalam pemeriksaan rapid antigen bagi ribuan peserta SKD CPNS, Pemprov akan menggunakan alat rapid antigen produk lokal Entram.

‘’Kami sudah konfirmasi kemarin dengan Dinas Kesehatan NTB untuk menggratiskan pemeriksaan rapid antigen bagi peserta SKD,’’ kata Kepala Bidang Informasi Kepegawaian BKD NTB, Drs. H. Syamsul Buhari, P.Si., M.Kes., dikonfirmasi Suara NTB, Senin, 13 September 2021 kemarin.

Iklan

Awalnya, Pemprov belum memutuskan apakah akan menggratiskan rapid antigen bagi peserta SKD atau tidak. Namun, beberapa daerah seperti Lombok Timur, menggratiskan rapid antigen bagi peserta SKD CPNS.

Alat rapid tes antigen yang digunakan Lombok Timur merupakan produk lokal, yaitu Entram. Alat rapid antigen tersebut juga merupakan bantuan dari Dinas Kesehatan NTB. Sehingga, kata Syamsul, setelah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, akhirnya diputuskan untuk menggratiskan pemeriksaan rapid antigen bagi peserta SKD CPNS Pemprov NTB.

“Kami sudah merancang dan memberikan daftar nama peserta juga pada mereka (Dinas Kesehatan). Nanti, setiap peserta, sehari sebelum pelaksanaan SKD melakukan pemeriksaan rapid antigen,” jelas Syamsul.

Ia menyebutkan, ada tiga lokasi pemeriksaan rapid antigen yang disiapkan Pemprov NTB bagi peserta SKD CPNS. Antara lain, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mutiara Sukma, Rumah Sakit (RS) Mata NTB dan Laboratorium Kesehatan NTB.

‘’Nanti pemeriksaan rapid antigen bagi peserta SKD dibagi per sesi. Supaya tak terjadi penumpukan,’’ terangnya.

Sebelumnya, Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) telah membuat kebijakan yang harus dipatuhi peserta seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS dan PPPK Non Guru tahun 2021. Sebanyak 7.843 peserta SKD CPNS Pemprov NTB wajib menunjukkan hasil swab PCR atau swab antigen negatif Covid-19.

Peserta SKD CPNS melakukan swab test RT PCR kurun waktu maksimal 2×24 jam atau rapid test antigen kurun waktu maksimal 1×24 jam dengan hasl negatif atau non reaktif yang pelaksanaannya wajib sebelum mengkuti seleksi CASN tahun 2021.

Selain itu, peserta SKD CPNS Pemprov NTB juga diwajibkan menggunakan masker dobel. Yaitu, pertama menggunakan masker 3 lapis dan ditambah masker kain di bagian luar.

Kemudian, peserta wajib menjaga jarak (physical dstancing) minimal satu meter. Serta mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Ruang kegiatan maksimal diisi 30 persen kapasitas ruangan tempat SKD dilakukan.

Jumlah pelamar CPNS Pemprov NTB yang dinyatakan lulus seleksi administrasi sebanyak 7.843 orang. Mereka inilah yang berhak ikut tes SKD pada 23 September sampai 19 Oktober mendatang. (nas)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional