Gunakan Kapal Perang, Bank Indonesia Layani Kas Keliling hingga Pelosok NTB

Kepala Bank Indonesia NTB, Heru Saptaji melepas ekspedisi laskar nusa 2021. (Suara NTB/bul)

Giri Menang (Suara NTB) – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB kembali melaksanakan kegiatan Kas Keliling ke pulau-pulau terluar, terdepan dan terpencil, di wilayah NTB. Kas keliling ke Kepulauan 3T (Terluar, Terdepan, Terpencil) merupakan salah satu program kerja Bank Indonesia yang bertujuan untuk menyediakan uang layak edar dalam jumlah nominal yang cukup, pecahan yang sesuai, dan tepat waktu serta dalam rangka menjaga kedaulatan NKRI melalui penggunaan rupiah sebagai alat pembayaran yang sah.

Upacara pelepasan tim ekspedisi laskar nusa “kas keliling kepulauan 3T” dilaksanakan di Pelabuhan Gili Mas Kabupaten Lombok Barat Minggu 2 Oktober 2021 yang dipimpin langsung oleh Dudung Catur Setyadi selaku Direktur Departemen Pengelolaan Uang (DPU) Bank Indonesia, sebagai inspektur upacara. Dihadiri oleh Heru Saptaji selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Kolonel Laut (P) Suratun, S.H., selaku Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut  Mataram dan Letkol Laut (P) Saifudin Zukhri, S.E., selaku Komandan KRI Ajak 653.

Iklan

Heru Saptaji menyampaikan, Kegiatan Kas Keliling 3T merupakan kerjasama Bank Indonesia dengan TNI Angkatan Laut dalam konteks pendistribusian uang rupiah, untuk menjunjung kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang direpresentasikan kedalam uang rupiah agar dapat mencapai wilayah-wilayah kepulauan 3T. Kegiatan kas keliling kepulauan 3T perlu untuk dilaksanakan mengingat masyarakat di wilayah 3T merupakan bagian dari NKRI yang perlu untuk dilayani khususnya terkait dengan kebutuhan uang layak edar.

Kegiatan ekspedisi laskar nusa ini dilaksanakan sejak tanggal 3-8 Oktober 2021 menggunakan moda transportasi Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Ajak 653 di wilayah kerja KPw BI NTB, yaitu Pulau Bajo, Pulau Moyo, Pulau Medang, dan Pulau Maringkik dengan modal kerja yang disiapkan untuk kas keliling 3T sebanyak Rp 3,5 miliar. diharapkan dapat mendukung perputaran uang layak edar di wilayah kepulauan 3T di NTB.

Jumlah anggota tim kas keliling 3T terdiri dari 8 pegawai yang berasal dari DPU, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember dan 56 Anggota TNI AL. Secara khusus, kegiatan kas keliling 3T ini merupakan yang pertama setelah PPKM darurat yang ditetapkan oleh pemerintah di awal triwulan III-2021 yang dirangkaikan dengan penyaluran Program Sosial Bank Indonesia (PSBI), Program Senandung Sholawat 1443 Hijriyah Dedikasi Sosial Bank Indonesia di Jalur Rupiah dan Sosialisasi Cinta, Bangga dan Paham (CBP) Rupiah. (bul)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional