Gunakan Bahan Aspal Terbaik, MGPA Optimis Sirkuit Mandalika Lolos Uji FIM

Proses pengasapalan di Sirkuit Mandalika. (Suara NTB/ist)

Praya (Suara NTB) – Proses pembangunan Sirkuit Mandalika yang bakal menjadi tuan rumah gelaran event MotoGP Indonesia ditahun 2022 mendatang, kini sudah masuk tahap pengaspalan jalur track untuk lapisan kedua. Mandalika Grand Prix Assocation (MPGA) selaku operator MotoGP di Indonesia pun memastikan bahan dan material aspal yang digunakan merupakan yang terbaik. Sehingga optimis sirkuit Mandalika bisa lolos uji dan memenuhi standar yang disyaratkan oleh FIM (Fédération Internationale de Motocyclisme) untuk siap menggelar balap MotoGP.

‘’Lintasan yang saat ini sedang dalam proses pengaspalan, sudah pasti kuat dan memenuhi standar dari FIM,’’ tegas Chief Strategic Communication Officer MGPA, Happy Harinto kepada Suara NTB, Sabtu, 12 Juni 2021. Karena bahan dan material yang digunakan sudah lulus uji dan merupakan material terbaik.

Iklan

Ia menjelaskan, Sirkuit Mandalika merupakan salah satu proyek yang menggunakan Stone Mastic Asphalt (SMA) untuk lapisan perkerasan atas. SMA sendiri merupakan salah satu jenis campuran beraspal panas yang dapa digunakan sebagai lapisan permukaan. Dengan prinsip kontak stone by stone untuk memperkuat struktur lapisan.

Jika dibandingkan dengan material campuran aspal lainnya, SMA memiliki beberapa keunggulan. Pertama SMA bersipat skid resistant atau tahan gelincir. Sehingga pembalap nantinya tidak cepat tergelincir ketika balapan. Tidak hanya itu, SMA juga tahan terhadap temperatur tinggi atau panas serta tahan beban berat kendaraan.

‘’Dengan keunggulan tersebut SMA cocok digunakan race track (lintasan balap) di daerah beriklim tropis, seperti Indonesia,’’ terangnya. Untuk bahan pembentuk lapisan SMA sendiri itu didatangkan dari beberapa daerah. Misalnya, untuk agregat kasar didatangkan dari Palu Sulawesi tengah. Kemudian agregat halus dan limestone filler didatangkan masing-masing Kabupaten Lombok Timur (Lotim) serta Jawa Timur.

Selain itu, terdapat dua bahan tambahan pembentuk lapisan SMA lain seperti Additives Cellulose Fiber dan Asphalt Shell PG82 Cariphalte Racetrack.  Jadi total ada lima bahan yang dicampur dan komposisi design yang direncanakan lalu dibentuk sample bricket. “Jadi proses pengaspalan sirkuit Mandalika memang rumit dan penuh perhitungan,” tambahnya.

Itu semua dilakukan karena Sirkuit Mandalika merupakan sirkuit kelas dunia.  Sehingga semua material yang digunakan merupakan meterial yang dipilih secara ketat. Dengan mempertimbangkan standar-standar yang telah ditentukan dalam pembangunan sirkuit-sirkuit lainnya di dunia. (kir)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional