Gula Tembus Rp17 Ribu Per Kilogram, Pemkot Gelar OP

Mataram (Suara NTB) – Pemkot Mataram terus berupaya mengendalikan harga gula dan minyak goreng di Mataram. Salah satu yang dilakukan Pemkot Mataram untuk mengendalikan harga gula dan minyak goreng ialah dengen menggelar Operasi Pasar (OP) di enam Kecamatan di Mataram. Pasalnya, harga gula semenjak tiga pekan terakhir mencapai Rp17.000 perkilo.

Kepala Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting Dinas Perdagangan Kota Mataram Sri Wahyunida mengatakan, selama tiga pekan terakhir harga gula di Mataram memang fluktuatif. Memasuki pekan pertama Bulan Maret 2020, harga gula di Pasar tradisional di Mataram beragam. “Ada yang menjual harga Rp15.000 perkilo bahkan sampai Rp17.000 perkilo,” katanya, Kamis, 5 Maret 2020 di Mataram.

Iklan

Dijelaskan Nida sapaannya, salah satu strategi yang dilakukan Pemkot Mataram untuk mengendalikan harga gula dan minyak goreng di Mataram ialah, dengan menggelar OP di beberapa lokasi di Mataram. Pada Kamis kemarin, OP dilakukan di Lapangan Karang Pule untuk mengendalikan harga gula di tengah masyarakat Mataram.

Kata Nida menambahkan, dari jadwal yang sudah ditetapkan Pemkot Mataram untuk OP, akan berlangsung selama enam hari dimulai sejak 4 Maret kemarin hingga 11 Maret 2020 mendatang. “Kita adakan di enam lokasi di Mataram. Untuk sekali OP, Dinas Perdagangan Kota Mataram membawa 500 kilogram gula dan 500 liter minyak goreng dengan harga eceran tertinggi (HET),” pungkasnya.

Untuk harga gula yang dijual pada OP, dibandrol dengan harga Rp12.000 perkilo. OP ini lanjut dia, bekerjasama dengan PT SMS Gula Tambora untuk memasok gula di Mataram. “Jika melihat kondisi harga gula di pasar, kemungkinan OP ini tetap kita akan lanjutkan. Misalnya harga gula tetap saja tinggi, kita akan evaluasi apakah nanti OP akan kita lakukan hingga Bulan Ramadhan,” cetusnya.

Kenaikan harga gula ini disinyalir akibat adanya ketidakstabilan harga gula di Pulau Jawa. Biasanya pasokan gula dari Jawa selalu datang ke Mataram untuk memasok jumlah kekurangan gula di Mataram. Dari informasi yang diterima Nida, gula Jawa hingga saat ini, belum bisa didistribusikan ke Mataram karena kekurangan bahan pokok (tebu).

“Makanya belum stabil harga gula, kebetulan di Jawa belum berproduksi sampai sekarang. Kalau di Bulog sendiri kondisi gula sudah hampir kosong. Ada beberapa yang masih punya stok. Makanya kita akan ajak kerjasama untuk menjual gula di OP nanti. Karena ada beberapa Bulog sudah mengambil gula dari Jawa beberapa pekan sebelumnya,” katanya.

Lanjut Nida, kelangkaan gula di Jawa diakibatkan adanya banjir yang menimpa lokasi produksi gula. Hal itu menyebabkan, bahan baku gula di Jawa belum bisa diproduksi. Untuk gula Dompu sendiri, hingga saat ini masih proses menanam tebu. “Jadi sampai saat ini masih proses tanam tebu di Dompu. Jadi agak lama produksinya,” jelasnya.

Sesuai hasil koordinasi Pemprov NTB dan Pemkot Mataram, sudah bersurat ke Kementerian terkait kenaikan harga gula di Mataram dan NTB pada umumnya. Menurut informasi yang diterima Pemkot dari Pusat jelas Nida, tidak ada indikasi penimbunan gula di beberapa Bulog di Jawa.

“Menang bahan baku kekurangan sampai hari ini di Jawa,” katanya. Sedangkan lanjut Nida, untuk harga bahan pokok (Bapok) lain seperti telor ayam, daging ayam, dan cabai hingga saat ini tak perlu dikhawatirkan. Sebab, harga Bapok selain gula dan minyak masih normal di pasar.

Ditemui pada OP di Karang Pule, salah satu warga Karang Pule, Fauzi mengatakan,  OP ini lumayan membantu untuk menormalkan kembali harga gula dan minyak goreng di pasaran. Pada mulanya jelas Fauzi, harga gula di Pasar Pagesangan capai Rp17.000. Sedangkan untuk harga minyak goreng sendiri di pasar Rp16.000 perliter.

Menurutnya, kenaikan harga gula dan minyak goreng sudah berlangsung selama sepekan terakhir. Pada hari Minggu, 1 Maret 2020 kata dia, harga gula mencapai Rp16.000 perkilo.

“Sekarang sudah capai Rp17.000 perkilo. Makanya saya beli gula 10 kilo dan minyak goreng 6 liter di OP ini untuk kebutuhan selama beberapa hari ke depan,” tutup Fauzi kepada Suara NTB. (viq)