Gula Aren dan Kopi Produk IKM Lobar akan Diekspor ke Eropa

Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid bersama Kadisperindag dan Kadin Lobar saat menerima perwakilan Universitas Berlin, Dr. Han Prajanto. (Suara NTB/her)

Giri menang (Suara NTB) – Produk Industri Kecil Menengah (IKM) Lombok Barat (Lobar) berupa gula aren dan kopi akan diekspor ke Eropa. Setelah Bupati Lobar menerima kunjungan dari perwakilan Universitas Berlin Jerman yang merupakan warga Indonesia, Senin, 11 Januari 2021. Pihak Universitas Berlin menilai dua komoditi itu masih sedikit pesaingnya di Eropa.
“Potensi terbesar di Lobar ini gula aren, itu sebenarnya ada pasar yang besar di eropa, tapi harus memenuhui persyaratan. Dan ada kopi juga yang kita siapkan,” terang perwakilan Universitas Berlin, Dr. Han Prajanto usai pertemuan dengan Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid, S. Ag., M. Si. Sejauh ini, pihaknya melihat produksi gula aren itu masih bermasalah pada efisiensi waktu dan energi.

Sehingga kemungkian penguatan industri dengan teknologi Jerman akan dijajaki. Sebab pasar eropa memiliki standar kualifikasi yang cukup tinggi. Di samping diharapkan adanya terbentuk Gabungan Perusahan Ekspor Indonesia (GPEI) di NTB untuk mempermudah menjalin kerja sama ekspor.“Biasanya untuk Eropa (standarnya) sangat ketat, dari hulu ke hilir. Dilihat dari perkebunannya harus sesuai standar dan tidak merusak hutan,” jelasnya.

Namun itu juga harus selaras dengan peningkatan sumbar daya manusia (SDM). Karena di industri UMK jika SDM-nya tidak kuat maka tidak bisa. Pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB pun menyambut baik hal itu. Gubernur bahkan sudah meminta untuk mengirimkan sekitar 30 tenaga, baik tingkatan akademis lulusan SMA, MA, S1, untuk belajar di Jerman dari beasiswa provinsi.
“Kita upgrade kemampuannya agar memperoleh sertifikasi Jerman, agar tenaga kerja yang dikirimkan keluar negeri memiliki kemampuan misalnya dari yang bisanya las pagar, kita upgrade bisa las pipa bawah air. Kemampuan meningkat maka penghasilan juga meningkat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Sahabudin menyambut baik rencana kemungkinan kerja sama ekpor produk IKM Gula Aren dan Kopi ke Jerman. Tentunya produk yang akan diekspor pihaknya sudah memenuhi standar ekspor.“Tentu yang sudah standar kita kirim,” pungkasnya.(her)