Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTB Sesalkan Anjuran Bupati KSB

Surat Bupati KSB yang disoroti tim gugus tugas Covid 19 Provinsi NTB (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Saat semua patuh dengan imbauan pemerintah untuk disiplin jaga jarak dan meniadakan sementara ibadah yang mengumpulkan Jemaah, justru sebaliknya terjadi di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Surat Bupati KSB yang membolehkan salat tarawih dianggap dapat membuka peluang penularan wabah Covid-19.

Dalam surat Bupati KSB, H. W. Musyafirin nomor 400 tanggal 23 April itu, kegiatan ibadah seperti salat tarawih, salat fardu lainnya diizinkan, namun begitu disyaratkan harus mematuhi protokol Covid-19.

Iklan

Alasannya, kabupaten termuda di Pulau Sumbawa itu belum memenuhi syarat untuk penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sesuai Permenkes nomor 9 tahun 2020.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD NTB, H. Ahsanul Khalik yang juga bagian dari tim gugus tugas Covid-19, akibat imbauan itu, Bupati KSB sudah diingatkan. “Pada saat rapat Vicon, Tim Gugus Tugas Provinsi NTB sudah mengingatkan,” kata Ahsanul Khalik, Sabtu, 25 April 2020.

Dia berharap, Bupati KSB dan Pemda KSB umumnya agar mematuhi anjuran pemerintah pusat sampai imbauan Gubernur NTB sebelumnya. Termasuk Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), yang meminta umat Islam di NTB melaksanakan ibadah sunah maupun fardu di rumah. Tujuannya tidak lain untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di NTB.

Masih dalam surat itu, Bupati KSB memang menegaskan agar masyarakat yang melaksanakan salat fardu di masjid dan tarawih mematuhi protokol Covid-19. Seperti, tidak menggelar karpet di dalam masjid dan membawa sajadah dari rumah, setiap pengurus masjid menyediakan tempat cuci tangan, wajib menggunakan masker, menghindari kontak langsung antar jemaah.

KSB memang belum menerapkan PSBB karena angka penularan tidak ada, namun situasi ini menurut Ahsanul Khalik tidak bisa diremehkan. Karena KSB masih termasuk zona merah penularan, karena berpeluang bertambah.

“Hari ini ternyata ada terkonfirmasi positif 1 orang di KSB dan tidak menutup kemungkinan akan terus bertambah,” ujarnya.

Apalagi sejak beberapa hari terakhir, angka penularan terus bertambah. Hingga Sabtu sore, jumlah yang terkonfirmasi positif sudah mencapai 180 orang. (ars)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here