Gugah Kecintaan Alam Sejak Dini, Puluhan Murid SD di Leneng Tanam Pohon Pelindung

Puluhan murid SD di Leneng menanam pohon pelindung dalam kegiatan penghijauan yang dilaksanakan Pemerintah Kelurahan Leneng Praya, di kawasan wisata kota Ujung Aspal. (Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Pemerintah Kelurahan Leneng Praya Lombok Tengah (Loteng), Jumat, 17 September 2021 melaksanakan penghijauan di kawasan wisata kota Ujung Aspal, dengan melibatkan puluhan murid Sekolah Dasar (SD) sederajat yang ada di wilayah setempat. Pelibatan murid SD tersebut dimaksudkan untuk menggugah dan menumbuhkan rasa cinta kepada alam dan lingkungan sejak dini. Sejumlah komunitas pencinta lingkungan seperti Fortir Indonesia serta Duta Lingkungan NTB, turut terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Kecintaan akan kelestarian alam dan lingkungan penting untuk ditanamkan sejak usia dini. Sehingga penting untuk melibatkan anak-anak usia sekolah pada kegiatan yang bertemakan lingkungan,” sebut Lurah Leneng, L. Isnaini.

Iklan

Terlebih kondisi alam kian hari semakin rusak. Itu semua dikarenakan oleh tangan-tangan manusia itu yang tidak mau sadar akan pentingnya keseimbangan dan kelestarian lingkungan, sehingga mengundang datangnya bencana yang justru merugikan banyak orang.

Untuk itu, dengan penyadaran kecintaan akan alam dan lingkungan sejak dini, maka diharapkan generasi yang akan datang bisa menjadi generasi yang benar-benar cinta kepada alam serta lingkungannya mau menjaga alam, bukan malah merusaka alam itu sendiri. “Karena kalau alam sudah rusak yang rugi kita sendiri,” terangnya.

Isnaini mengatakan, ke depan kegiatan serupa akan terus diupayakan dilakukan secara berkala. Tidak kalah penting, apa yang dilakukan pihaknya bisa menjadi pendorong semangat bagi masyarakat luas. Untuk mau bersama-sama menjaga dan melestarikan alam sekitar dari ancaman kerusakan yang jauh lebih parah.

Ketua Duta Lingkungan NTB, Syamsul Hadi, menambahkan, keterlibatan berbagai pihak sangat penting dalam upaya menjaga kelestarian alam. Mengingat, kondisi alam yang sudah mulai rusak, sehingga butuh kebersamaan dalam upaya memperbaiki dan mengembalikan kelestarian alam.

“Kalau bukan kita siapa lagi yang akan menjaga dan merawat alam kita ini. Kalau bukan sekarang kapan lagi,” imbuhnya. Jangan sampai generasi mendatang justru akan mewarisi alam yang rusak. Sehingga mulai sekarang harus ada upaya keras untuk memperbaiki kondisi alam. Dimulai dari hal yang paling kecil dengan menanam pohon, walaupun hanya satu pohon saja. (kir)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional