Gubernur Terima Penghargaan dari Menteri PPPA

Gubernur Terima Penghargaan dari Menteri PPPA. (SuaraNTB/ist)

MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati atau Bintang Puspayoga memberikan penghargaan kepada Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc., atas keberhasilan Provinsi NTB menetapkan Peraturan Daerah tentang Pencegahan Perkawinan Anak. Termasuk di dalamnya menyangkut pemberdayaan serta perlindungan perempuan di NTB.

‘’Banyak praktik baik tentang perlindungan anak dan perberdayaan perempuan yang telah dilakukan di kabupaten/kota se-NTB. Ini satu langkah yang sangat luar biasa,’’ puji Menteri PPPA RI, saat memberikan sambutan usai menyerahkan penghargaan kepada Gubernur NTB di dampingi Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah dan Ketua TP. PKK NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati , Jumat, 16 April 2021 di Gedung Graha Bakti Praja, Kantor Gubernur  NTB.

Iklan

Oleh sebab itu upaya dan langkah seperti ini menurut Menteri PPPA, dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi provinsi lain untuk dijadikan contoh baik.

Bintang Puspayoga juga mengingatkan bahwa Perda yang telah disahkan di NTB, tidak hanya semata sebagai dasar hukum di daerah. Namun harus mampu diimplementasikan secara nyata di tengah kehidupan bermasyarakat, sehingga kasus perkawinan anak benar-benar dapat diturunkan.

Demikian juga dengan pemberdayaan perempuan. Kisah dan cerita baik di beberapa kabupaten/kota di NTB tentang peran perempuan dapat menjadi semangat untuk dapat diikuti oleh daerah-daerah lain.

‘’Praktik baik tentang perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan dapat menjadi contoh di tempat lain,’’ ujar Menteri PPPA.

Sementara itu, Gubernur NTB,  Dr. H. Zulkieflimansyah mengatakan bahwa penghargaan yang diterimanya, merupakan kerja dan sinergi bersama Wakil Gubernur NTB, Sekda dan semua pihak. ‘’Saya dedikasikan penghargaan ini untuk Ibu Wagub dan Ibu Ketua TP PKK yang terus konsen pada urusan anak dan perempuan,’’ ujarnya.

Menyanjung peran partisipasi keterlibatan perempuan dalam politik dan pembangunan di NTB. Menurut Gubernur, inilah salah satu hikmah memiliki Wakil Gubernur perempuan yang memahami persoalan Posyandu Keluarga, anak dan perempuan, sehingga kerjanya dengan hati.

Selain itu, jelas Gubernur, adanya Perda ini dapat memberikan kepastian hukum dan perlindungan terhadap anak dan perempuan di NTB. ‘’Kita senang pusat memberikan apresiasi. Setidaknya terus memotivasi kita untuk lebih baik lagi,’’ ujar Gubernur.

Menteri PPPA pada kesempatan itu, memberikan penghargaan kepada sembilan orang  APH dan partisipasi anak dengan pendamping dalam Pengungkapan Kasus Kekerasan Seksual dengan Korban Anak di Wilayah Hukum Polres Bima. (r)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional