Gubernur NTB Tinjau Kebakaran Vila di Gili Trawangan

0

Tanjung (Suara NTB) – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah meninjau langsung lokasi kebakaran di Gili Trawangan yang menghanguskan belasan kamar Hotel Sunset Palm Resort. Kebakaran yang terjadi hampir membuat bangunan hotel rata dengan tanah.

Gubernur NTB bersyukur tidak ada korban jiwa dan berharap kejadian tersebut tidak terulang kembali. Bang Zul sapaannya, mengimbau kepada para pemilik vila atau properti agar tetap menempatkan pengelola atau petugas keamanan untuk menjaga aset-aset miliknya. Terlebih di masa pandemi seperti saat ini.

IKLAN

“Ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Mohon kepada para pemilik properti di tempat-tempat wisata usahakan jangan meninggalkan aset dalam keadaan tak berpenghuni, karena alasan apa pun,” harap Doktor Ekonomi Industri tersebut didampingi Wakil Bupati Kabupaten Lombok Utara, Selasa, 9 November 2021.

Gubernur NTB yang terkenal akan kesigapan dan kepeduliannya terhadap bencana ini, mengingatkan kepada stakeholder yang hadir bahwa kehadiran staf atau pengelola adalah vital.
“Karena pencegahan dan pertolongan pertama bisa segera dilakukan jika ada penjaga atau staf terhadap bencana-bencana seperti kebakaran ini,” jelas Gubernur NTB didampingi Ketua TP PKK NTB, Bunda Niken.

“Masyarakat harus tetap waspada, hati-hati jangan membuang rokok sembarangan, bisa vatal akibatnya seperti kebakaran ini,” tutupnya.

Sebelum meninggalkan lokasi kebakaran, Gubernur NTB juga berjanji akan mencarikan solusi, khususnya untuk daerah yang belum memiliki pemadam kebakaran seperti Gili Trawangan.
“Dengan Pak Wabup KLU, kami akan coba carikan solusi agar kalau terjadi kebakaran di tempat yang belum ada Damkarnya seperti Gili ini ada cara lain yg praktis untuk segera memadamkan api,” tutupnya

Sebelumnya, pada Senin, 8 November 2021 sore, Sunset Palm Resort Gili Trawangan terbakar dan hingga kini penyebab belum diketahui, namun ditengarai api semakin membesar dikarenakan cuaca yang terik dan embusan angin kencang. Selain cuaca panas, api cepat melahap karena bahan yang digunakan kamar hotel mudah terbakar. (*)