Gubernur NTB Raih Penghargaan Pemberdaya TTG Terbaik

Mataram (suarantb.com) – Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Nasional XVIII di Islamic Center (IC) resmi dibuka oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo. Dalam acara pembukaan tersebut, diberikan pula penghargaan bagi kepala daerah yang berhasil dalam pemberdayaan TTG di daerahnya.

Gubernur NTB, TGH. M. Zainul Majdi terpilih bersama delapan gubernur lainnya mendapatkan penghargaan tersebut. Demikian pantauan suarantb.com di IC, Rabu, 23 November 2016.

Iklan

Dalam sambutannya, gubernur yang akrab disapa TGB ini sangat mengapresiasi pelaksanaan acara Gelar TTG Tingkat Nasional XVIII ini. “Dengan Gelar TTG ini akan hadir dan kita saksikan bersama penemuan-penemuan dari anak negeri seluruh Indonesia. Bagaimana TTG yang dilahirkan oleh anak-anak muda kita menunjukkan bahwa negara kita menyimpan demikian banyak potensi kebaikan,” ujarnya.

Selain itu, TGB menyebut kemajuan dalam penemuan Teknologi Tepat Guna akan membawa kemajuan di daerah. “Kalau ingin maju di daerah, mari kita buka ruang-ruang lebih banyak untuk para inventor, para penemu, ilmuwan, cendekiawan dan kisah-kisah sukses dari seluruh penjuru. Hingga kita semua yakin bahwa di Indonesia kita punya banyak kebaikan yang bisa kita bagi satu sama lain,” tandasnya.

Selain Gubernur NTB, delapan gubernur lain juga mendapatkan penghargaan yang sama. Yakni, Gubernur Kepulauan Riau, Lampung, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Riau dan Sumatera Barat. Delapan Bupati yang terpilih mendapatkan penghargaan serupa adalah Bupati Lombok Timur, Lampung Timur, Pati, Wajo, Batang, Tanah Datar, Pelalawan dan Bandung Barat. Dan empat walikota yang berhasil memberdayakan TTG di daerahnya adalah Walikota Tanjung Pinang, Balikpapan, Batam dan Jakarta Barat.

Selain penghargaan untuk para kepala daerah berprestasi, para inventor yang berhasil menemukan inovasi TTG terbaik. Juara pertama diraih oleh H Tukimin HW dari Kabupaten Lampung Timur dengan Mesin Pemipil Jagung Berklobot. Juara kedua Novirtan dari Kota Tanjung Pinang Kepulauan Riau dengan Alat Pengepak Kaca. Dan juara tiga berhasil diraih Pauzal Bahri asal Lombok Timur dengan Alat Bantu Cacat Tubuh (kaki palsu).

Sementara itu, juara harapan satu sampai tiga berhasil diraih Sujarwi asal Pati Jawa Tengah dengan Alat Panen Garam Rakyat, Bahrum asal Balikpapan Kalimantan Timur dengan Alat Pengolah Tahu Hemat Energi dan Andi Sarwan asal Wajo Sulawesi Selatan dengan Alat Panen Padi Mini Combine.

Untuk kategori Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) yang aktif di desa juga diberikan penghargaan. Juara satu berhasil diraih Posyantek Gerbang Madani dari Kepulauan Riau, disusul Posyantek Candradimuka dari Jawa Tengah dan Posyantek Maju Bersama dari DKI Jakarta.

Sementara itu anugerah juara harapan satu hingga tiga diberikan kepada Posyantek Kembangan dari DKI Jakarta, Posyantek Melati Kuala Kampar dari Riau dan Posyantek Mitra Mandiri dari Jawa Barat. (ros)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here