Gubernur NTB Pimpin Patroli Skala Besar Pengamanan Tahun Baru

Kiri ke kanan – Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal, Gubernur NTB Zulkieflimansyah, dan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani dan jajaran Forkopimda mengendarai sepeda motor saat memimpin patroli skala besar pengamanan malam tahun baru, Kamis, 31 Desember 2020.(Suara NTB/Humas Polda NTB)

Mataram (Suara NTB) –Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, Kapolda NTB, Irjen Pol Mohammad Iqbal, dan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani bersama anggota Forkopimda NTB memimpin patroli skala besar Kamis, 31 Desember 2020 sore sampai petang. Patroli ini untuk memantau kerumunan di tempat keramaian dan tempat wisata.

Patroli dimulai dari kawasan bisnis Cakranegara, Mataram. Kemudian dilanjutkan ke pusat keramaian Pasar Kebon Roek, Ampenan, Mataram. Patroli diakhiri di kawasan wisata Senggigi, Batulayar, Lombok Barat.
Sejumlah masyarakat ditemukan masih beraktivitas seperti biasa. Namun semuanya dipaksa berhenti pada pukul 22.00 Wita. “Kalau masih ada kerumunan kita akan bertindak. Kita siapkan titik swab antigen. Kita langsung tracking,” kata Kapolda NTB, Irjen Pol Mohammad Iqbal.

Kapolda menambahkan personel disiagakan sebanyak 700 orang. Semuanya siaga di sejumlah titik rawan. Potensi keramaian dicegah. Khususnya masyarakat yang hendak menuju kawasan Senggigi. “Kita antisipasi jangan sampai ada kurva (penularan) naik di NTB. Gubernur sudah keluarkan edaran. Kita di sini menguatkan. Bila ada yang melanggar kita akan tindak,” jelasnya.

Maklumat Kapolri dan Surat Edaran Gubernur NTB tentang pembatasan jam aktivitas pukul 22.00 Wita sudah jelas. Maka bagi yang melanggar, sanksinya sudah jelas. Baik adiministrasi maupun pidananya. “Kita tutup dulu, kalau ada bukti ada kesengajaan (tetap buka) kita sidik pidananya,” tegas Iqbal.

Sementara Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah menerangkan, saat ini tengah ada isu varian baru virus Sars-Cov-2. Menurutnya, antisipasi penularannya pun harus ditingkatkan. Terlebih terhadap potensi pelanggaran protokol kesehatan saat malam pergantian tahun ini.
“Jadi kita tidak bisa anggap remeh. Kita upayakan hal yang memungkinkan penyebaran tidak terkendali, kita cegah sedini mungkin,” kata Gubernur yang karib disapa Bang Zul ini. (why)