Gubernur Hadiri Peluncuran Buku ‘’Berpikir dan Bekerja ala Bang Zul’’

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah saat menghadiri launching buku "Seni Berpikir dan Bekerja Ala Bang Zul : Mendayung Menenangkan Badai", yang ditulis Kepala Dinas Sosial NTB, H. Ahsanul Khalik di Mataram, Selasa, 29 Juni 2021. (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc., menghadiri peluncuran buku “Seni Berpikir dan Bekerja ala Bang Zul: Mendayung Menenangkan Badai” karya Kepala Dinas Sosial NTB, H. Ahsanul Khalik, S.Sos., M.H. di Mataram, 29 Juni 2021.

Pada acara yang juga dihadiri oleh Sekertaris Daerah NTB, H. L. Gita Ariadi, dan pejabat daerah lainnya, Gubernur berharap buku tersebut dapat bermanfaat bagi banyak orang dalam mempelajari kebijakan-kebijakannya. Demi memajukan Provinsi NTB menjadi daerah yang semakin baik lagi dari waktu ke waktu.

Iklan

Terkait dengan launching buku tersebut, Gubernur memberikan apresiasi kepada Kepala Dinas Sosial NTB, H. Ahsanul Khalik yang menjadi penulis. Ia mengatakan kegiatan launching buku seperti ini merupakan tradisi yang baik.

Acara peluncuran buku tersebut juga dihadiri Sekda NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pejabat daerah lainnya. Gubernur berharap dengan adanya buku itu diharapkan dapat bermanfaat. Terutama bagi banyak orang dalam mempelajari kebijakan-kebijakannya. Demi memajukan NTB yang lebih baik.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial NTB, H. Ahsanul Khalik, S.Sos.M.H menjelaskan, di era sosial media seperti saat ini, anak muda cenderung menertawakan ketidakbisaan pemimpinnya.  Padahal, dengan menaati dan memuliakan pemimpin dapat menjadi salah satu jalan untuk memajukan suatu daerah. Hal itu menjadi salah satu semangat atau motivasi bagi Khalik yang menulis buku tersebut.

Buku setebal 356 halaman tersebut merupakan rekaman dan hasil sintesa Khalik tentang sepak terjang Bang Zul sepanjang hampir tiga tahun memimpin NTB. Khalik merangkum kebijakan-kebijakan Bang Zul dan memuliakannya melalui sebuah buku ini.

Di sisi lain, mantan Kalak BPBD NTB itu juga menegaskan, bahwa dengan kehadiran buku itu, bukan bernuansa politik.  Namun, kata dia, lebih kepada membuka wawasan dalam berbagi ilmu untuk kepentingan bersama kedepannya.

“Buku ini bukan buah pohon politik tapi buah keilmuan untuk kepentingan bersama di masa yang akan datang,” jelasnya.

Buku yang diluncurkan ini merupakan hasil karya keenam  yang dihasilkan oleh Ahsanul Khalik. Pertama buku berjudul “Nak Janhan Nikah Muda”. Kedua, “9 Tahun Tuan Guru Bajang, Ikhtiar Penanganan Kemiskinan oleh Dinas Sosial”. Ketiga, “Nafas Panjang Membersamai NTB”. Kemudian keempat, buku berjudul “JPS Gemilang Penguatan UMKM/IKM dan Industrialisasi Berkah di Tengah Pandemi Covid-19”.

Kelima, adalah satu buku dalam bentuk bunga rampai lantaran ditulis bersama kawan-kawannya yang berjudul, “TGKH M Zainuddin Abdul Madjid Pahlawan Kita Ikhtiar Kita”. Buku ini dimaksudkan dalam rangka mengenang satu abad satu dekade Hamzanwadi (1908-2018). Dan yang keenam, yaitu buku berjudul “Seni Berpikir dan Bekerja Ala Bang Zul : Mendayung Menenangkan Badai”. (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional