Gubernur Buka Gelar Budaya NTB Gemilang, Dikbud NTB Berikan Ruang Siswa Ekspresikan Seni dan Budaya

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah (paling kanan) didampingi Kepala Dinas Dikbud NTB, H. Aidy Furqan (tengah), dan Asisten III Setda NTB, H. Lalu Syafi'i membuka secara resmi Gelar Budaya NTB Gemilang. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB menggelar Pekan Kebudayaan Daerah dalam bingkai Gelar Budaya NTB Gemilang yang dilaksanakan mulai Senin, 23 November 2020 sampai dengan Sabtu, 28 November 2020 di halaman Kantor Dinas Dikbud NTB. Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah membuka secara resmi kegiatan ini pada Senin, 23 November 2020.

Dinas Dikbud melalui kegiatan Gelar Budaya NTB Gemilang memberikan ruang bagi siswa mengekspresikan seni dan budaya serta menampilkan produk kreatif dan kewirausahaan. Rangkaian acara dalam kegiatan ini meliputi Gebyar SMK, Gebyar SMA, Gebyar PK-PLK, Pagelaran Seni, Musyawarah Kebudayaan, Bimtek Penciptaan Tari, dan Liga Hadang antar sekolah bekerja sama dengan Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI). Gelaran kegiatan ini juga dalam rangka memeriahkan HUT NTB ke-62 dan Pekan Kebudayaan Nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur mengapresiasi dan terkesan dengan berbagai terobosan yang dilakukan Dinas Dikbud Provinsi NTB, terlebih di masa pandemi seperti saat ini. Hal ini diharapkan Gubernur dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi oleh jajaran Dikbud Provinsi NTB. “Mudah-mudahan kekompakan ini bisa dijaga terus,” ucap Gubernur yang akrab disapa Bang Zul tersebut.

Ke depannya, Bang Zul berharap Dikbud, Kepala Sekolah, dan sekolah-sekolah yang ada di NTB dapat terus menghadirkan inovasi-inovasi demi kemajuan daerah. Sehingga, situasi pandemi Covid-19 tidak lantas menyurutkan semangat anak-anak muda NTB untuk tetap berkarya dan berprestasi.

“Selamat kepada para teman-teman Dikbud, yang dengan terobosan dan kreasinya yang luar biasa kita disuguhi hal-hal yang menarik. Saya begitu takjub dan terpesona oleh SMA dan SMK kita,” ungkap Bang Zul.

Kepala Dinas Dikbud NTB, Dr. H. Aidy Furqan, M.Pd., melaporkan, bahwa kegiatan Gelar Budaya NTB Gemilang merupakan rangkaian dari acara Pekan Kebudayaan Daerah, yang mulai dilaksanakan di seluruh daerah di Indonesia pada bulan November ini.

“Karena dinas ini mengelola dua dimensi, pendidikan dan kebudayaan, maka kami menggabungkan dua dimensi itu, aktivitas kebudayaan dirangkaikan dengan ekspo. Untuk semester ini adalah ekspo pengolahan hasil bagi anak-anak SMK dan fokus konsentrasi di tata boga, kriya, tata busana dan sebagainya,” ujar Aidy.

Rangkaian kegiatan kebudayaan ini berlangsung selama satu minggu dan nanti akan memperebutkan trofi Gubernur NTB bagi kabupaten/kota. “Insya Allah bupati/walikota yang hasil penilaian dari aktivitas kebudayaan selama satu tahun ini akan mendapatkan trofi Gubernur,” kata Aidy.

Aidy menjelaskan, Pekan Kebudayaan Daerah pada minggu ini diarahkan memberikan ruang bagi anak-anak utnuk mengekspresikan, melaksanakan, dan menunjukkan kemampuan mereka. Terutama dari sisi karya, tradisi permainan daerah, dan ekspo SMA, SMK, dan SLB yang sudah memulai melakukan pembelajaran berbasis proyek dan pembelajaran berbasis produksi.

“Selain ekspo dan rangkaian budaya, kami memberikan ruang kepada anak-anak ini, untuk berekspresi secara seni budaya, teknolgi, dan lainnya, kita lombakan,” katanya.

Melalui Gelar Budaya NTB Gemilang ini, menurut Aidy, pihaknya berusaha memenuhi indikator dalam Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) di NTB. Diharapkan, NTB yang berada di posisi kelima pada IPK tahun 2018 bisa tetap bertahan di posisi tersebut, dan diharapkan bisa meningkat ke posisi lebih tinggi.

“Kami juga ingin mengajarkan kepada anak-anak kita di masa pandemi ini kita tidak boleh stagnan, kita tetap bisa berkreasi dengan keterbatasan, dan tetap patuh pada protokol kesehatan,” katanya.

Di pembukaan Gelar Budaya NTB Gemilang ini juga dilakukan penyerahan hadiah kepada para siswa SMK yang meraih juara pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional, dan para siswa berprestasi lainnya. Di samping itu, dilakukan juga pembukaan SMK Hebat Mart yang ditandai dengan pemotongan pita oleh Asisten III Setda NTB, Drs. H. Lalu Syafi’i, MM., didampingi Wakil Ketua Komisi V DPRD NTB, Lalu Wirajaya. SMK Hebat Mart yang menjajakan produk SMK tetap dibuka selama pekan ini. Selain itu, sejumlah stan pameran dari sekolah juga terpajang selama gelar budaya ini.

Asisten III Setda NTB, Drs. H. Lalu Syafi’i mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh keluarga besar Dinas Dikbud NTB. Menurutnya kegiatan ini merupakan salah satu inovasi di masa pandemi. “Ini adalah sesuatu terobosan yang saya anggap luar biasa, pendorong bagi SMA, SMK, dan SLB menggali potensi yang ada dan optimal di masa depan demi tercapai NTB Gemilang,” katanya.

Wakil Ketua Komisi V DPRD NTB, Lalu Wirajaya juga turut mengapresiasi kegiatan dari Dinas Dikbud NTB ini. “Kita lihat hasilnya, selama masa pandemi ini anak didik kita bisa berkarya, semua semangat dalam masa pandemi ini, mudah-mudahan ini berjalan dengan baik dan bisa maju lagi, sehingga prestasi ke depan bisa lebih baik,” katanya. (ron/*)