GTD di Lobar Keluhkan Honor Belum Dibayar Dua Bulan

Hj. Nurul Adha,  H. Nasrun

Menang (Suara NTB) – Para Guru Tetap Daerah (GTD) di Lombok Barat (Lobar) mengeluh belum dibayarkan honor atau gaji mereka selama dua bulan terakhir. Terlebih lagi di tengah pandemi Covid-19 ini, kondisi serba sulit menambah beban mereka. Mereka banting tulang memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Salah seorang GTD di Lobar mempertanyakan kapan honornya dibayar. “Kapan honor untuk teman-teman GTD keluar, sudah dua bulan setengah belum ada kejelasan. Sampai detik ini belum terbayarkan, padahal udah tandatangan sebulan yang lalu,” keluh GTD yang menolak dipublikasikan namanya.

Iklan

Ia pun berharap agar honor GTD segera dibayar Pemda, mengingat situasi sulit dampak pandemi Covid-19. Karena para guru tetap mengajar baik sistem daring maupun luring turun langsung ke rumah murid.

Kondisi ini pun mendapatkan sorotan dari kalangan DPRD. Wakil ketua DPRD Lobar, Hj. Nurul Adha mengaku mendapatkan keluhan dari para guru terkait BOS belum dibayarkan sehingga menghambat proses pembelajaran sistem daring dan luring. Selain itu, persoalan klasik pembayaran honor GTD juga dikeluhkan lantaran belum dicairkan. Menurutnya, kondisi ini semestinya tidak terjadi, karena sebelumnya sudah dibahas dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Barat. “Ini selalu saja terjadi,” sorot dia.

Hal ini terjadi karena keterlambatan Dinas Dikbud Lobar menyiapkan dan pembaruan data. Padahal data ini sudah ada karena tiap tahun dilaksanakan. Namun alasannya selalu terlambat memasukan data, sehingga mengurus SK pun terlambat. “Masa alasannya SK belum ditandatangani Bupati,” jelas dia.

Kalaupun alasannya penganggaran hanya tujuh bulan, sepertinya tidak seperti ini karena hal ini menyangkut teknis yang menjadi pekerjaan rutin. “Masak ini terulang terus, ”imbuh dia.

Kepala Dinas Dikbud Lobar, H. Nasrun mengatakan anggaran untuk gaji GTD dialokasikan pada APBD-P. Karena kepala dinas sebelumnya menganggarkan hanya tujuh bulan. “Sedangkan lima bulannya dianggarkan di APBD-P. kami berjuang mati-matian pada APBD-P, tapi insya Allah anggaran sudah ada, dan gaji mereka segera dibayar bulan ini. Mohon bersabar saja rekan-rekan GTD ini,” ujar dia. (her)