Gratis SPP, SMKPP Mataram Buka Jurusan Baru Lanskap dan Pertamanan

Kepala SMK PP Negeri Mataram, Sugiarta meninjau penataan taman di sekolah yang dikelolanya.(Suara NTB/bul)

Mataram (Suara NTB) – UPTD Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, SMK Pertanian Pembangunan Negeri Mataram membuka jurusan unik, Lanskap dan Pertamanan. Selama sekolah, siswa siswipun dibebaskan SPP. Jurusan ini dibuka karena melihat geliat sektor pariwisata kedepannya di NTB, dan bertumbuhknya sektor property.

Kepala SMKPP Negeri Mataram, Sugiarta, S.Pi.,M.Pd.,M.Si ditemui di kawasan pertamanan sekolah ini,  Kamis, 10 Juni 2021 mengatakan, dibukanya jurusan Lanskape dan Pertamanan ini salah satunya karena didorong oleh para pengembang agar disiapkan SDM-SDM yang berkompetensi melakukan penataan taman perumahan-perumahan dan kawasan pemukiman yang dibangun.

Iklan

Selain itu, NTB adalah provinsi yang dikenal sebagai Bali kedua. Provinsi ini kaya akan destinasi wisata. Bahkan salah satunya adalah destinasi wisata bertaraf internasional. Yaitu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Kuta Lombok Tengah. Bahkan akan menjadi satu-satunya lokasi penyelenggaraan balap MotoGP.

Sugiarta mengatakan, menjamurnya destinasi wisata ini tentu berdampak pada bertumbuhnya investasi perhotelan ke depannya. Saat inipun jumlah hotel di NTB mencapai di atas seribuan hotel bintang dan non bintang. “Hotel-hotel ini tentunya akan membutuhkan perancang-perancang taman, dan penataan landscape. Tenaga-tenaga yang digunakan saat ini banyak yang bukan bidang keahliannya. Karena itu, SMKPP Mataram sebagai UPTD Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, berupaya menyiapkan SDM-SDM yang kompeten disitu. Sehingga dibuka jurusan ini tahun pelajaran baru 2021 ini,” jelas Sugiarta.

Lanskap juga mempelajari tentang perencanaan, perancangan konstruksi, namun dalam ruang lingkup outdoor dengan skala yang lebih besar. Disiplin ilmunya menuntut untuk dapat memanfaatkan dan mengelola lahan-lahan luas terbuka menjadi area yang fungsional dengan memerhatikan aspek estetika dan ekologi. Seperti taman kota, taman hiburan, cagar alam, gelanggang olah raga, hingga komplek perumahan.

Tidak itu saja, lanskap dan pertamanan ini juga berbicara penataan taman di dalam ruang. Saat ini bermunculan usaha-usaha yang menyewakan pot beserta bunganya. Jasa ini sangat laris di perkantoran, dan lembaga-lembaga pemerintah. SMKPP Mataram juga sudah bekerjasama dengan beberapa perusahaan penyewaan bunga ini sebagai tempat belajar bagi siswa-siswi juruan lanskap dan pertamanan ini.

“SPP gratis. Selama sekolah. Karena sambil sekolah, kita libatkan siswa siswi belajar dan mendapatkan hasil dari kerjasama kami dengan dunia usaha dunia industry (DUDI). Sehingga bisa sekolah, bisa cari uang dan cari ilmu sebagai calon-calon wirausaha,” jelas Sugiarta. Lulusannya akan mendapatkan sertifikat kompetensi yang dikeluarkan BNSP yang berlaku secara nasional dan internasional.

“Jangan sampai peluang yang ada di depan mata kita nantinya justru direbut orang luar. Orang-orang lokal yang harus mengisi peluang-peluang itu nantinya,” demikian ditegaskan. Jurusan lanskap dan pertamanan ini sekaligus melengkapi  pilihan kompetensi keahlian di SMKPP Negeri Mataram. Yaitu program sekolah 4 tahun untuk jurusan Pemuliaan dan Perbenihan Tanaman. Jurusan Kesehatan dan Reproduksi Hewan.

Untuk program sekolah 3 tahun, disiapkan jurusan  Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura, Agribisnis Tanaman Perkebunan, Agribisnis Ternak Ruminansia, Agribisnis Ternak Unggas, Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian, dan Agribisnis Perikanan Air Tawar. Terpisah, Ketua Real Estate Indonesi (REI) Provinsi NTB, H. Heri Susanto juga menjelaskan, saat ini permintaan kualitas rumah semakin meningkat.

Para developer membuat perumahan, walaupun rumah subsidi namun tidak kalah dengan rumah komersil. Baik penataannya, maupun estetnya. Karena permintaan yang demikian tinggi terhadap pengelolaa estate ini, pengembang menurutnya sangat membutuhkan tenaga-tenaga handal dibidang estate. “Selama ini estate dikelola oleh masyarakat yang baground pendidikannya tidak disitu. Jika sekarang ada SMK yang konsen terhadap estate, kami di REI sangat support. Termasuk kepada UMKM yang bergerak dibidang estate pertamanan. Inilah peluang,” demikian H. Heri. (bul)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional