Golkar Mataram Usulkan Paket Mohan-Mujib

Hj. Baiq Isvie Rupaeda. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB)-Tim Desk Pilkada DPD I Partai Golkar Provinsi NTB, sudah menerima usulan kandidat bakal calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah dari masing-masing tujuh DPD II Golkar kabupaten/kota yang akan melaksanakan Pilkada serentak 2020 mendatang.

Dari usulan yang masuk ke tim Desk Pilkada Golkar NTB itu sekaligus menjawab kepastian pasangan figur bakal calon yang akan maju bertarung. Misalnya seperti di Kota Mataram yang selama ini menjadi tanda tanya besar dengan siapa Mohan Roliskana akan berpasangan, terjawab sudah.

Iklan

Ketua DPD II Golkar Kota Mataram itu akhinya memutuskan memilih berpasangan dengan TGH. Mujiburrahman yang juga merupakan kader Golkar yang saat ini menjadi anggota DPRD Kota Mataram. Pasangan Mohan-Mujib inipun sudah disampaikan ke DPD I Golkar NTB untuk kemudian diteruskan ke DPP.

“Ya kami sudah terima dari DPD II usulan bakal calon. Di Kota Mataram diusulkan tunggal pasangan Mohan Roliskana dengan Mujiburahman,” ungkap Sekretaris Tim Desk Pilkada DPD I Golkar NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda di ruang kerjanya, Senin, 10 Februari 2020.

Bersamaan dengan Kota Mataram, enam daerah lainnya juga sudah masuk usulan nama-nama kandidat bakal calon kepala daerah. Disebutkan Isvie untuk Kabupaten Bima, Golkar mengusulkan calon petahana, Indah Dhamayanti Putri dengan pasangan wakil diusulkan dua orang yakni Dahlan dan Suryadi.

Kemudian di Sumbawa diusulkan tiga pasangan calon yakni Rahman Alamudi tanpa pasangan dan kedua Mohammad Abdullah-Dewi Noviani dan ketiga pasangan Djarot-Muklis. Sementara Golkar Dompu mengusulkan dua pasangan yakni Saiful Rahman-Cika, dan istri dari Bupati Dompu.

Kemudian Loteng baru satu yang punya pasangan, Pathul-Ferdian, Humaidi dan Puaddi belum punya pasangan dan ada 12 calon lainnya. Di KSB diusulkan tunggal pasangan petahana Musyafirin-Fud. KLU dua pasangan juga yakni Djohan Sjamsu dengan pak Najmul.

“Kita akan kirim nama-nama itu sesuai dengan yang diusulkan oleh kabupaten/kota. Nanti akan dilihat hasil surveinya mana yang lebih baik, maka itulah yang akan didukung. Kita DPD I hanya melanjutkan apa yang disampaikan DPD II untuk diusulkan ke DPP,” pungkasnya. (ndi)