Gili Petagan, Kondo dan Bidara, Tiga Pulau Ujung Timur yang Masih Menganggur

Selong (Suara NTB) – Gili Kondo, Gili Bidara dan Gili Petagan adalah tiga pulau cantik dari ujung timur Lombok Timur (Lotim) yang sampai saat ini terbilang masih menganggur. Sudah banyak investor yang menyampaikan minat berinvestasi di atas kawasan ini, akan tetapi sampai saat ini belum ada yang menunjukkan keseriusannya.

Persoalan keterbatasan infrastruktur tidak ditampik pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lombok Timur. Pengakuan Kepala Bidang Obyek Daya Tarik dan Sarana Wisata (ODTSW) Disbudpar Lotim, Ahyak Mudin, fasilitas seperti Mandi Cuci Kakus (MCK) di kawasan Gili Kondo masih sangat terbatas.

Iklan

Dalam pengembangannya ke depan, ia tegaskan, untuk pulau-pulau kecil Disbudpar sudah bersinergi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan. Hal ini dalam rangka menyiapkan destinasi ke depan supaya wisatawan merasa nyaman dan aman datang berkunjung.

“Kita akui, karena banyaknya pulau kecil sebagai destinasi, yang mau diurus membuat Disbudpar melakukan standar prioritas,” katanya.

Ke depan, Gili Kondo khususnya ia nyatakan adalah salah satu prioritas. Dinas Kelautan dan Perikanan melakukan aksi mengembangkan wisata bahari. Sedangakn Disbudpar secara perlahan melengkapi fasilitas-fasilitas penunjang.

Gili Kondo dan sekitarnya ini, berjejer sejumlah kekayaan wisata lain. Seperti Gili Bidara, kapal, pasir yang semuanya menunjukkan eksotisme dengan daya tarik luar biasa. Karenanya, selain berusaha terus untuk mendatangkan investasi, dalam master plan Disbudpar Lotim Gili Kondo akan coba ditata lebih baik.

“Dalam master plan kita (Disbudpar) akan ada green area, akan dibagi tempat istirahat dan tempat lainnya,” tuturnya.

Kawasan Gili Kondo dan sekitarnya ini, kata Ahyak memiliki banyak spot untuk diving dan snorkling. Disbeut ada sekitar 24 spot. Kekayaan lainnya, di dalam bawah laut Gili terdapat delapan warna karang yang bisa dinikmati para wisatawan. Tidak saja blue coral yang bisa ditemui wisatawan, tapi warna-warna karang lain yang memesona.

Paling spesifik lanjutnya, ada karang meja di bawah laut sana yang bentuknya cukup besar. Tamu-tamu sudah banyak berkunjung untuk diving di tempat ini. Selain itu, paling unik, beragam jenis ikan-ikan di bawah laut Gili Kondo Petaga, Pasir dan Bidara ini sangat ramah terhadap wisatawan.

Kabid ODTSW ini meyakinkan, ikan bawah laut Kondo dan sekitarnya ini beda dengan Gili lain termasuk di Gili Terawangan. Dikatakan, ikan di Gili di luar Lotim ini sudah takut dengan penyelam. Sementara di Gili Kondo, diyakinkan masih sangat ramah.

Dalam penataan ke depan, ia berharap ada alokasi anggaran yang besar untuk bisa digunakan menata kawasan wisata agar bisa menjadi lebih baik dari sebelumnya. “Anggaran mudahan bisa lebih besar,” demikian urainya. (rus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here