Gili Matra Dijadikan “Smart Electric Islands”

Gili Matra di Kabupaten Lombok Utara dijadikan “Smart Electric Islands” (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Tiga gili tersohor di Kabupaten Lombok Utara, Gili Meno, Gili Air dan Gili Trawangan (Gili Matra) dijadikan “Smart Electric Islands”. Gili Matra adalah bagian dari destinasi pariwisata unggulan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Termasuk ke dalam destinasi prioritas lima besar nasional, ketersediaan listrik adalah salah satu infrastruktur yang harus selalu dijaga keandalannya.

Dalam upaya meningkatkan pelayanan di Gili Matra, PLN Unit Induk Wilayah NTB meluncurkan program Smart Electric Islands. Fokus utama program ini adalah migrasi pelanggan 1 phase dari pascabayar menjadi prabayar. Karena dengan layanan listrik prabayar, pelanggan lebih fleksibel dalam mengatur pemakaian listrik, menyesuaikan dengan kondisi bisnisnya.

Iklan

Lasiran, General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB mengatakan, tak hanya fleksibilitas layanan, listrik prabayar juga praktis dan lebih nyaman dan menjaga privasi pelanggan karena tidak ada pembacaan meter yang dilakukan petugas. Fitur lain dari program Smart Electric Islands adalah “SMS Blast”, yang akan mengirimkan secara otomatis via SMS tagihan rekening listrik bulan berjalan, di tanggal 10-20 setiap bulannya.
“Jadi, untuk pelanggan 3 phase yang masih menggunakan pascabayar, pelanggan akan mendapat notifikasi dari PLN untuk informasi tagihan rekening listriknya,” kata Lasiran.

Sebagai langkah awal, PLN Unit Induk Wilayah NTB melakukan komunikasi ke seluruh stakeholder untuk mendukung terealisasinya ini. Peresmian Smart Electric Islands dilaksanakan Senin, 26 Oktober 2020 di Gili Trawangan.
Dihadiri oleh beberapa stakeholders, antara lain pemerintah Kabupaten Lombok Utara, Dinas ESDM Provinsi NTB, Kodim Lobar, Koramil Lombok Utara, Polres Lombok Utara, Dinas Pariwisata Lombok Utara dan beberapa perangkat desa dan dusun.

“Saya berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terealisasinya program ini. Saya juga berharap, ke depan, PLN dapat terus dan lebih baik lagi dalam melayani,” ujar Lasiran.
Acara juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada beberapa pelanggan yang membayar di awal waktu, yaitu Hotel Villa Ombak, Samba Villas, Pearl of Trawangan dan Blue Marlin Wisata. Selain itu, juga dimeriahkan dengan lomba memasak kompor induksi oleh stakeholder yang dimenangkan oleh Dinas ESDM Provinsi NTB.
“Inovasi ini merupakan terobosan yang dikembangkan PLN agar masyarakat nyaman dalam transaksi listrik. Atas nama pemerintah Kabutapen Lombok Utara, kami apreasiasi kepada PLN atas supportnya menggerakkan ekonomi, khususnya masyarakat Gili Indah,” ujar H. Rusdi, Asisten II Kabupaten Lombok Utara.

Pelaksanaan program Smart Electric Islands ini diawali pada bulan Agustus 2020. Total sebanyak 495 pelanggan di kawasan Tiga Gili dimigrasikan menjadi pelanggan prabayar. Dan 389 pelanggan telah dipasang shunt trip pada sistem Automatic Meter Reading yang juga berfungsi untuk memonitor pemakaian listrik di pelanggan secara periodik.

Total pelanggan di Kawasan Tiga Gili sendiri adalah sebanyak 889 pelanggan, yang terdiri dari 884 pelanggan di sisi tegangan rendah dan 5 pelanggan di tegangan menengah. Hingga akhirnya, di akhir Oktober 2020, sebagai kado Hari Listrik Nasional ke 75, 100% pelanggan 1 phase di kawasan Tiga Gili menjadi pelanggan prabayar melalui program Smart Electric Islands. (bul)