Gerindra Tepis Tudingan Politik Balas Jasa Dalam Mutasi Pejabat KLU

Sudirsah Sudjanto (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Partai Gerindra menepis tudingan yang menyebutkan ada motif balas jasa politik Pilkada dalam kebijakan mutasi besar-besaran yang dilakukan oleh Pemda Kabupaten Lombok Utara (KLU) beberapa waktu lalu.

Ketua DPD Partai Gerindra KLU Sudirsah Sudjanto kepada Suara NTB, Jumat, 10 September 2021 menegaskan bahwa mutasi pejabat yang dilakukan oleh Bupati Djohan Sjamsu merupakan hal yang biasa dalam sebuah pemerintahan. Karena itu ia meminta pada pihak-pihak terkait agar tidak melebih-lebihkan kebijakan mutasi tersebut.

Iklan

“Saya kira mutasi itu hal yang biasa dalam pemerintahan, jangan dilebih-lebihkan lah soal mutasi ini. Mutasi itu merupakan hak prerogatif dari kepala daerah dalam rangka peningkatan kinerja aparatur pemerintahan,” ujar Sudirsah.

Lebih lanjut disampaikan Sudirsah kebijakan mutasi di Pemda KLU itu dinilainya sudah dilakukan sesuai dengan aturan. Maka dari itu bagi pejabat yang terkena mutasi merasa tidak puas, sudah ada mekanismenya untuk melakukan keberatan.

“Mutasi itu kewenangan Bupati, kalaupun bagi yang tidak puas dengan kebijakan ini ya silahkan diadukan, kan ada mekanismenya, ada Komisi ASN tempat melakukan pengaduan dan lain sebaginya,” ujarnya.

Anggota DPRD Provinsi NTB itu meyakini bahwa mutasi tersebut tentu sudah melalui kajian dan evaluasi yang matang dalam rangka penyegaran pejabat di lingkup Pemda KLU untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Bupati diberikan ruang untuk tidak melakukan pergeseran, promosi maupun demosi selama enam bulan. Enam bulan itu Bupati melakukan evaluasi, sehingga saya yakin Bupati sudah mempertimbangkannya dari segala aspek penilaian,” jelasnya.

“Jadi silahkan saja orang mau mempersepsikan seperti apa, yang jelas mutasi yang dilakukan oleh bupati saat ini adalah bagian dari penyegaran pejabat,” sambungnya. Diketahui Pemda KLU melakukan mutasi terhadap 485 jabatan. Dari semua itu terdapat 32 lainnya masih dibiarkan kosong yakni diantaranya jabatan eselon IIb 14 orang, eselon IIIb tiga orang, eselon IVa 11 orang, dan eselon IVb empat orang. (ndi)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional