Gerindra dan PKB Masih Tahan SK Dukungan Makmur-Ahda

Ketua DPD Gerindra, H. Ridwan Hidayat salam komando berasama Ketua DPW PKB NTB, L. Hadrian Irfani. (Suara NTB/ndi)

Mataram (Suara NTB) – Dukungan Partai Gerindra dan PKB sampai saat ini masih menggantung di Pilkada Kota Mataram. Pasalnya kedua partai tak kunjung memberikan kepastian kapan Surat Keputusan (SK) dukungannya akan mereka serahkan kepada pasangan H.L. Makmur Said-Badruttamam Ahda (Makmur-Ahda).

Ketua DPD partai Gerindra NTB, Ridwan Hidayat yang dikonfirmasi Suara NTB terkait hal itu, menolak partainya disebut sengaja menggantung dukungan Makmur-Ahda. Dia menegaskan bahwa dukungan Gerindra sudah final kepada pasangan Makmur-Ahda.

Iklan

“Tidak menggantung, Gerindra sudah final ke Makmur-Ahda, sudah tidak dapat diganggu gugat itu. Kan SK-nya sudah ke luar dari DPP,” ujar Ridwan saat ditemui di ruang kerja Komisi II DPRD NTB, Selasa, 4 Agustus 2020.

Serah terima SK dukungan yang belum dilakukan,  Ridwan menjelaskan bahwa pihaknya masih mencari waktu yang tepat untuk diserahkan. Pasalnya saat ini pihaknya masih disibukkan dengan persiapan kongres Partai Gerindra.

Dia menegaskan, dukungan Gerindra ke Makmur-Ahda sudah tidak dapat diragukan lagi. Sekalipun belum diserahkan, hal itu lantas tidak bisa diterjemahkan bahwa Gerindra menggantung Makmur-Ahda. “Jadi tidak menggantung ya,” tegasnya lagi.

Disampaikan Ridwan, Gerindra selaku parpol pengusung utama, juga memastikan bahwa pasangan Makmur-Ahda sudah lengkap dukungan parpolnya, yakni koalisi Gerindra, PKB dan PKPI. Dukungan ketiga partai telah memenuhi syarat Makmur-Ahda untuk mendaftar ke KPU.

“Tidak ada perubahan, saya sudah komunkasi dengan PKB, tetap bersama kita mengusung Makmur-Ahda,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Ketua DPW PKB NTB, Lalu Hadrian menegaskan dukungan partainya sudah final ke Makmur-Ahda. Sehingga SK dukungan PKB hanya menunggu waktu untuk diserahkan saja.

Sebelumnya, PKB sempat melempar wacana kocok ulang dukungannya di Pilkada Kota Mataram. Arah dukungan PKB akan disesuaikan dengan bangunan koalisi di tingkat nasional, yakni ke PDIP.

“Sekarang sudah tidak ada lagi isu-isu itu, karena sudah final ke Makmur-Ahda. Kita sudah pleno, SK-nya tinggal diserahkan saja,” pungkasnya. (ndi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here