Gerindra Bongkar Bakal Pasangan Calon di Loteng dan Dompu

0
DPD Partai Gerindra NTB bersama desk Pilkada saat rapat evaluasi terhadap surat tugas yang sudah mereka berikan pada tujuh pasangan calon baru-baru ini. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Partai Gerinda NTB telah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan surat tugas yang sudah diberikan kepada para bakal pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di tujuh daerah di NTB yang akan melaksanakan Pilkada serentak 2020.

Dari tujuh daerah itu, Partai Gerindra melakukan perombakan pasangan calon di dua daerah yakni Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) dan Dompu. Sementara di lima daerah lainnya tetap tidak ada perubahan, lantaran mereka sudah memenuhi syarat yang diminta dalam surat tugas.

IKLAN

Hal itu disampaikan langsung Ketua DPD partai Gerindra NTB, H. Ridwan Hidayat kepada Suara NTB, Jumat, 26 Juni 2020. “Perubahan memang terjadi di Lombok Tengah dan Dompu, masing-masing wakilnya yang berubah,” ungkap Ridwan.

Dijelaskan Ridwan, pergantian calon wakil di Loteng dan Dompu itu terpaksa dilakukan oleh Gerindra, lantaran kedua calon wakil itu mengundurkan diri.

Diketahui di Loteng Gerindra awalnya mengusung pasangan bakal calon L. Pathul Bahri berpasangan dengan Ferdian Elmiansyah, namun belakangan anak Bupati Loteng itu mengundurkan diri karena alasan tak dapat restu dari keluarga. Sehingga posisi Ferdian kemudian digantikan oleh Nursiah yang diusulkan Golkar selaku koalisi.

“Perubahan di Loteng karena Ferdi mundur, sebenarnya kita sayangkan karena kita mau berikan kesempatan kaum milenial, sekarang digantikan Pak Nursiah dan ini masih dalam proses,” kata Ketua Komisi II DPRD NTB ini.

Sementara di Dompu sendiri, awalnya dalam surat tugas Gerindra, mengusulkan pasangan Aba Kadir Jaelani (AKJ) berpasangan dengan Nurlaela Chairunisa. Tapi karena Nurlaela juga belakangan mengundurkan diri, Gerindra juga kemudian terpaksa harus mencari wakil pengganti untuk AKJ.

“Awalnya Aba Kadir sudah sepakat, cuma wakilnya berubah juga, Nurlaela batal sama dengan di Loteng dia mengundurkan diri. Sehingga sekarang ini calon wakil masih jadi beban, kita sedang pertimbangan lima nama untuk kita sandingkan dengan Kadir,” ungkap Ridwan.

Dengan demikian, menurut Ridwan pada dasarnya Partai Gerindra tetap konsisten pada keputusan awalnya dalam memberikan dukungan kepada pasangan bakal calon. Jika pun terjadi perubahan, bukan karena kehendak Gerindra.

“Jadi sebenarnya surat tugas yang kita berikan kepada calon itu tidak ada berubah, kita tetap Istiqomah. KLU, Mataram, Sumbawa, KSB dan Bima itu final dan solid. Kalau yang di Loteng dan Dompu itu bukan kita yang meninggalkan,” pungkasnya.

Di tempat terpisah, diketahui untuk Pilkada Dompu Abdul Kadir sudah menemukan pengganti pasangan wakilnya setelah ditinggalkan Nurlaela yang mengundurkan diri. Abdul Kadir memilih Syahrul Parsan menjadi wakilnya.

“Ada banyak pengalaman beliau, sehingga saya tertarik, sepakat dan klop menjadi pasangan. Beliau (H Syahrul) ini, bisa mengisi kekurangan pada diri saya di birokrasi pemerintahan. Ini semakin memberi keyakinan untuk memenangkan Pilkada ini,” ungkap Abdul Kadir pada Suara NTB baru-baru ini.  (ndi)