Gerakan NTB Hijau, Ucapan Karangan Bunga Kini Harus Diganti Tanaman Bunga Dalam Pot

0
Madani Mukarom (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Ucapan berupa karangan bunga atau buket bunga yang biasa terpajang di kantor Gubernur NTB atau kantor-kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov NTB pada hari-hari bakti OPD kini tak diperbolehkan lagi. Ucapan karangan bunga harus diganti dengan tanaman bunga atau buah dalam pot.

Sekda NTB Drs H.Lalu Gita Ariadi, M.Si awal Januari kemarin telah mengeluarkan surat edaran kepada semua pimpinan OPD di lingkup Pemprov NTB untuk mengganti karangan bunga menjadi tanaman bunga pada moment-moment tertentu, termasuk pada HUT Provinsi NTB. Hal ini juga untuk menindaklanjuti SE Gubernur No 522/23 tahun 2020 tentang Gerakan NTB Hijau.

IKLAN

Digantinya ucapan karangan bunga menjadi tanaman bunga atau buah di dalam pot lantaran karangan bunga selama ini kerap menjadi tumpukan sampah semata setelah acara selesai. Dengan demikian, karangan bunga itu tak sejalan dengan semangat program bebas sampah atau zero waste yang diprogramkan oleh Pemprov NTB.

“Dalam upaya mendukung program zero waste dan NTB Hijau, Pak Gubernur dan Wakil Gubernur mengharapkan agar pada acara-acara tertentu yang biasa dibuatkan karangan bunga diganti dengan tanaman dalam pot. Karena karangan bunga itu hanya menambah timbunan sampah, untuk itu diganti dengan tanaman dalam pot, sehingga hal itu sekaligus menunjang program NTB Hijau,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLH) Provinsi NTB Ir. Madani Mukarom, B.Sc.F kepada Suara NTB, Selasa, 25 Januari 2022.

Tidak hanya OPD yang diminta menaati ketentuan tersebut, namun pihak swasta atau mitra kerja Pemda yang ingin memberikan ucapan kepada OPD diminta untuk mengganti dari ucapan karangan bunga menjadi tanaman bunga dalam pot, sehingga program NTB Hijau meluas.

Tanaman bunga atau buah dalam pot harus ditanam oleh OPD yang menerima ucapan tersebut untuk mendukung program NTB Hijau. Bisa juga tanaman bunga itu diserahkan ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB untuk selanjutnya nanti akan ditanam di taman kota dan lahan-lahan kosong dan hutan rakyat.(ris)