Gemar Makan Ikan di Nanga Toi Kilo Diikuti Masyarakat Umum dan Pelajar

Dompu (Suara NTB) – Festival Pesona Tambora (FPT) tahun 2017 tidak hanya diisi dengan kegiatan seni dan budaya. Kegiatan untuk mempromosikan pariwisata ini juga didesain dalam bentuk kegiatan gemar makan ikan yang diikuti masyarakat umum serta para pelajar di pantai Nanga Toi Kecamatan Kilo yang dikenal indah dengan pasir putihnya. Hampir 1 ton ikan segar hasil sumbangan masyarakat dan nelayan dibakar bersama di pantai, Minggu, 2 April 2017.

Iklan
Ibu Bupati Dompu, Hj Ari Ariani (kanan) dan ibu wakil Bupati Dompu, Dina Imayanti, STP sedang membakar ikan pada acara gemar makan ikan di pantai Kilo, Sabtu.

Kegiatan yang dihadiri Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin dan wakil Bupati Dompu, Arifuddin beserta anggota FKPD dan pejabat di lingkup pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu ini juga dihadiri oleh masyarakat umum di luar Kecamatan Kilo. Masyarakat Kilo pun terlihat antusias yang ditandai dengan banyaknya sumbangan ikan segar pada panitia yang hampir mencapai 1 ton.

Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin mengatakan, gemar makan ikan harus menjadi kebiasaan. Dengan banyak menkonsumsi ikan dan mengurangi makanan yang berkarbohidrat seperti nasi dan jagung, maka akan semakin menyehatkan serta membuat anak semakin pintar. Namun untuk bisa banyak makan ikan, memang sangat ditentukan oleh faktor ekonomi. “Saya berterima kasih, pada kegiatan pemecahan rekor dunia kemarin di Pendopo masyarakat Kilo bisa ikut hadir dengan mengirimkan peserta pawai hingga 50 lebih mobil dan ratusan motor. Itu tidak mungkin terlaksana kalau masyarakat Kilo tidak punya uang,” katanya.

Bambang M. Yasin juga mendorong masyarakat Kilo untuk memulai usaha dengan potensi laut dan pantai di Kilo yang begitu indah. Laut dengan pasir putih dan begitu banyak potensi ikan tangkap, bisa menjadi potensi pariwisata. “Laut yang tenang dan pantai yang indah. Saya berharap akan ada yang berusaha ikan bakar di pantai ini dan menjadi ikon,” terangnya.

Kegiatan gemar makan ikan yang dikoordinir Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Dompu ini juga melibatkan para siswa SD di Kilo. Dikatakan Ir Wahidin, sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Dompu, kegiatan gemar makan ikan ini mendapat dukungan dari masyarakat dan pemerintahan se Kecamatan Kilo. Ikan yang terkumpul sebanyak lebih dari 800 kg merupakan hasil urunan dari masyarakat dan nelayan di Kilo. “Ikan yang kita bakar ini merupakan sumbangan dari masyarakat Kilo, hasil tangkapan para nelayan di Kilo. Kami hanya membawa 70 kg ikan bandeng untuk dinikmati para pelajar dalam program pemberiana makanan tambahan anak sekolah,” katanya.

Ir Wahidin juga mengatakan, Kabupaten Dompu termasuk daerah yang cukup tinggi mengkonsumsi ikan di NTB berdasarkan data tahun 2015 lalu. Jumlah konsumsi ikan di Dompu mencapai 43,35 kg per kapita per tahun. Ini berada di atas nasional yang hanya 41 kg per kapita per tahun dan NTB hanya 38 kg per kapita per tahun. “Kita terus dorong masyarakat kita untuk banyak menkonsumsi makan ikan segar, khususnya anak – anak sekolah. Dengan banyak mengkonsumsi ikan segar, mereka semakin sehat dan cerdas,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekcam Kilo, Suhardin, S.Sos menyampaikan apresiasi masyarakat Kilo bahwa tahun 2017 ini bisa menjadi salah satu tempat pelaksanaan kegiatan FPT maupun peringatan hari jadi Kabupaten Dompu. “Pada kesempatan ini, saya mewakili masyarakat menyampaikan terima kasih,” katanya.

Pada acara gemar makan ikan di pantai Nanga Toi Kilo ini juga secara spontan Bupati meminta dilakukan adu tari tambang antar peserta gemar makan ikan. Para jurnalis yang ikut meliput kegiatan yang menjadi bagian dari festival pesona Tambora ini harus berhadapan dengan Bupati dan Wakil Bupati yang dibantu para Camatnya. Wartawan Suara NTB yang ikut dalam lomba ini akhirnya harus mengakui keunggulan tim Bupati. Kendati demikian, tim wartawan mampu menahan cukup lama dalam adu tarik tambang ini. (ula/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here