Geliatkan Genre, Pengurus PIK R di Sumbawa Resmi Dilantik

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Sekitar 20 pengurus Pusat Informasi Konseling Remaja/Mahasiswa (PIK R) di Kabupaten Sumbawa resmi dilantik, Senin, 7 November 2016. Tujuan pelantikan ini adalah menggeliatkan Generasi Berencana (Genre) Ceria di daerah ini.

Pengalungan selempang saat tiba di acara pelantikan pengurus PIK R.

Iklan
Pengalungan selempang saat tiba di acara pelantikan pengurus PIK R.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTB, Dr. Lalu Makrifuddin, menjelaskan, masa depan bangsa ini ada di tangan remaja. Syaratnya harus mempersiapkan diri dengan baik. Remaja yang berkualitas diistilahkan dengan Remaja Genre. Remaja Genre, katanya, generasi yang merencanakan sekolah setinggi-tingginya, mengambil jalur yang tepat yang dibutuhkan oleh dunia ketika memasuki lapangan kerja. Bila sudah bekerja menghasilkan, maka barulah merencanakan menikah dan selanjutnya merencanakan berapa jumlah anak yang diinginkan.

Syarat untuk menjadi Generasi Berencana itu, mengatakan tidak pada tiga hal. Pertama, ujarnya, katakan tidak pada pernikahan usia dini. Kedua harus mengatakan tidak pada pergaulan seks di luar pernikahan dan jangan melakukan atau mendekati yang dilarang agama. Ketiga katakan tidak pada narkoba. “Apabila kita sudah kecanduan pada narkoba maka sangat sulit menghindari itu. Itulah yang disebut salam generasi berencana. Harus mengatakan tidak pada ketiga hal itu,” jelasnya.

Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi NTB Lalu Makrifuddin saat memberikan sambutan.

Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi NTB Lalu Makrifuddin saat memberikan sambutan.

Direktur Pemberdayaan Ekonomi Keluarga BKKBN Pusat, Dra. Hamnah Wahyuni menyatakan, Sumbawa termasuk daerah yang terpilih anggota DPR RI Komisi IX Dra. Hj. Ermalena untuk mengadakan Genre Ceria. Tentunya banyak keuntungan yang akan didapatkan, karena akan membawa semua permasalahan yang ada untuk dibawa ke pusat. “Kerjasama Komisi IX DPR RI dengan BKKBN, suatu yang menguntungkan bagi program Kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga. Sehingga program ini semakin dikenal,”terangnya.

  Lahan di Amor-Amor Disertifikatkan Secara Bertahap

Hal ini mengingat NTB terkenal banyak pernikahan dini dan perceraiannya. Pesannya kepada remaja di Pulau Sumbawa, belajar terus berkiprah, terus bersosialisasi untuk kesejahteraan masyarakat.

Hamnah Wahyuni memberikan sambutan.

Hamnah Wahyuni memberikan sambutan.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Dra. Hj. Ermalena, mengaku senang dengan duta PIK R. Optimisme mesti ditumbuhkan agar mempunyai masa depan yang jauh lebih baik. Buktikan, Sumbawa yang selama ini tidak terlalu dikenal, karena bagian dari NTB. ‘’Kita katakan bahwa kalau ingin belajar tentang Genre datangnya harus ke Sumbawa. Bahwa kita yang terbaik. Biar mereka belajar ke Sumbawa bahwa bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” tukasnya.

Dalam sesi tanya jawab, para siswa pun sangat antusias. Seperti Susana Yulianti, Pengelola PIK R SMPN 2 Sumbawa yang mengulas tentang perkembangan IT. Termasuk ekses negatifnya dengan mudahnya mendapatkan konten porno. “Kalau ada akses seperti itu, karena rasa ingin tahu dia akan membuka. Ingin mencoba-coba. Apakah bisa akses porno ini dihilangkan saja di internet,” cetusnya.

Anggota DPR RI Hj. Ermalena memberikan sambutan.

Anggota DPR RI Hj. Ermalena memberikan sambutan.

PIK R SMAN 3 Sumbawa, Fitri Azura, menanyakan tentang upaya KB dengan slogan dua anak cukup. Sementara tidak sedikit masyarakat yang masih beranggapan, banyak anak banyak rezeki. Apa yang mestinya dilakukan pemerintah dengan ini. Sedangkan Gusatar Marza, dari SMAN 2 Sumbawa, bagaimana solusi pemerintah untuk mengatasi masalah seks bebas,Karena ini sudah menjadi kebiasaan kebanyakan remaja.

Menjawab kegelisahan siswa tersebut, anggota DPRRI Dapil NTB ini, menerangkan tentang regulasi UU ITE yang nanti akan memproteks situs porno. Tetapi yang paling penting, duta Genre harus menyampaikan kepada teman yang lain tentang bahaya situs orno dan seks bebas. “Kalau di sini ada 200 duta Genre ngambil satu orang saja , berarti ada empat ratus orang. Ngambil satu lagi berarti ada dua. Inilah yang kita harapkan untuk menularkan informasi ini agar tidak menikah usia dini,’’ terangnya.

  Pemotongan TKD 50 Persen Untuk ASN Tidak Masuk Pasca Lebaran

Memberikan ucapan selamat kepada para pengurus PIK R.

Memberikan ucapan selamat kepada para pengurus PIK R.

Di NTB, ujarnya, angka ini sangat besar. Dirinya salut dengan anak SMP yang peduli dengan namanya seks bebas. Ini menjadi hal yang penting untuk melakukan penyuluhan kepada teman sebayanya agar seks bebas itu tidak terjadi. ‘’Di rumah menjadi kewajiban orang tua,” tambahnya.

Pelantikan pengurus PIK R oleh PlT Kepala BKBPP Sumbawa.

Pelantikan pengurus PIK R oleh PlT Kepala BKBPP Sumbawa.

Sehari sebelumnya, perwakilan BKKBN Provinsi NTB juga telah menggelar sosialisasi bagi pengurus PIK R di Sumbawa. Mengingat prsoalan remaja saat ini semakin kompleks, terutama terkait isu seks pranikah, pernikahan dini dan narkoba. Inilah yang melatarbelakangi program Generasi Remaja (Genre) BKKBN.

Foto bersama saat kegiatan sosialisasi PIK R bagi calon pengurus PIK Kabupaten Sumbawa.

Foto bersama saat kegiatan sosialisasi PIK R bagi calon pengurus PIK Kabupaten Sumbawa.

Panitia Pelaksana Kegiatan, Wahyu Hidayat Yusuf, S.S., M.Sc yang juga Kasubbid Bina Ketahanan Remaja BKKBN NTB,menjelaskan kegiatan ini upaya promosi cakupan dan kualitas program Genre, tersosialisasinya program Genre di kalangan remaja, meningkatkan jumlah remaja yang terpapar tentang program Genre, dan meningkatnya kualitas program Genre dengan sasaran remaja usia 10-24 tahun yang akan menjadi pengurus PIK R. Selain itu, kebijakan atau pemangku stakeholder atau mitra kerja tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. (arn/ind/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here