Gelar Webinar, Astra Motor NTB Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Siswa TK

Suasana webinar Tim Safety Riding Astra Motor NTB bersama para guru, orang tua murid, dan siswa-siswi TK Tunas Daud Mataram.

Mataram (suarantb.com) – Tim Safety Riding Astra Motor NTB mengadakan kegiatan webinar atau seminar secara daring bersama para guru, orang tua murid, dan siswa-siswi TK Tunas Daud Mataram. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian serta komitmen Astra Motor NTB sebagai pelopor keselamatan berkendara untuk terus menggaungkan #Cari_Aman bersama Honda.

Dengan memberikan edukasi secara daring, tim Safety Riding Astra Motor NTB mengajarkan cara teknik menyeberang jalan serta pengenalan rambu-rambu2lalu lintas. Safety Riding Officer Astra Motor NTB, I Gede Swana Panca Putra, mengatakan, materi yang pihaknya berikan tentang keselamatan sesuai dengan usia peserta webinar.

Iklan

“Adik-adik dari TK Tunas Daud sangat terlihat antusias saat mendengarkan pengarahan dari kami. Karena materi dikemas dengan visual yang menarik. Ada pun materi yang kami berikan yaitu pengenalan lingkungan jalan raya seperti rambu-rambu lalu lintas dan siapa saja pengguna jalan raya. Selain itu kami juga berikan edukasi pengenalan suara yang akan sering dijumpai di jalan raya,” ujar Swana.

Webinar Safety Riding for Under Senior High School TK Tunas Daud Mataram ini merupakan kali pertama yang dilakukan Astra Motor NTB secara daring bersama anak-anak usia dini. “Ternyata cukup menantang mengajar adik-adik secara daring, lebih mudah dilakukan secara langsung karena pendekatan yang dilakukan akan lebih mudah. Tapi karena kondisi adaptasi kebiasaan baru ini, kami mulai terbiasa melakukan segalanya menggunakan virtual,” tambah Marketing Sub.Dept Head, Kresna Murti Dewanto.

Selain mengedukasi cara menyeberang melalui zebra cross yang baik, posisi berjalan saat dijalan sempit dan arti dari rambu-rambu lalu lintas dan marka jalan raya, Astra Motor NTB juga tak lupa menyelipkan cara pemakaian helm bagi anak-anak dan panduan saat berboncengan dengan orangtua. “Harapannya dengan adanya edukasi ini mampu menambah kepedulian guru, orangtua murid dan khususnya adik-adik Taman Kanak-kanak untuk tetap memperhatikan keselamatan di mana pun berada,” tutup Kresna. (bul)