Gelar TTG NTB 2018 Siap Dilaksanakan, Kabupaten/Kota Rampungkan Stan dan TTG

Kepala Dinas PMPD Kabupaten Dompu, H Supardi.

Dompu (Suara NTB) – Gelar teknologi tepat guna (TTG) tingkat Provinsi NTB tahun 2018 yang dipusatkan di Kabupaten Dompu siap dilaksanakan. Sekda Provinsi NTB, Ir H Rosiady Husaenie Sayuti, M.Sc, Ph.D direncanakan akan membuka gelar TTG ke XVI di lapangan paruga Parenta Dana Ngahi Rawi Pahu, Rabu, 4 April 2018 siang. Kontingen dari 10 Kabupaten / Kota tengah menyiapkan stan serta teknologi yang akan ditampilkan di arena TTG.

Iklan

Kepala Dinas PMPD Kabupaten Dompu, H Supardi, S.Sos, M.Si kepada Suara NTB, Selasa, 3 April 2018 mengungkapkan, semua kontingen dari 10 Kabupaten / Kota sudah tiba di arena gelar TTG dan tengah menyiapkan stan serta teknologi yang akan ditampilkan di arena. Karena acara akan dibuka Rabu siang, peserta masih punya banyak waktu untuk menyiapkan stannya paling lambat Rabu pagi.

“Semua daerah sudah hadir. Sekarang mereka sedang menyiapkan stan masing – masing,” kata H. Supardi.

Sejauh ini tidak ada kendala berarti dalam penyiapan pelaksanaan gelar TTG tingkat Provinsi di Dompu. Baik kesiapan akomodasi bagi tamu undangan maupun kesiapan lainnya. Pihaknya pun tetap membuka koordinasi dari para peserta dari Kabupaten / Kota se NTB untuk difasilitasi kekurangan dalam menyiapkan stan dan lainnya selama pelaksanaan gelar TTG di Dompu.

“Sejauh ini tidak ada kendala. Mudah – mudahan sampai selesai berjalan lancar semua,” katanya.

Terkait teknologi yang akan ditampilkan Kabupaten Dompu selaku tuan rumah pada gelar TTG tahun 2018 ini, H Supardi mengaku, belum bisa mengungkapkannya. Karena teknologi tersebut akan dilombakan, sehingga baru dibuka dan diumumkan saat gelar teknologi dilangsungkan. “Lihat saja besok untuk teknologi tepat guna yang kita tampilkan,” jelasnya.

Pada gelar TTG tahun 2018 di Dompu, tidak hanya diramaikan oleh 10 Kabupaten / Kota, tapi juga akan diisi oleh stan milik TP PKK, Degranasda, Dinas Pertanian dan Perkebunan, Pegadaian Dompu, kebun buah dan bunga Rubun Satifa, dan Sekda Dompu dengan batu akiknya.

Gelar TTG juga akan dirangkaikan dengan pawai budaya dan pameran foto Dompu. Pada acara pawai budaya juga akan dilakukan pencanangan pelaksanaan Festival Tambora tahun 2018. Rangkaian kegiatan yang disatukan ini dipusatkan di lapangan Paruga Parenta Dana Ngahi Rawi Pahu Dompu selama 3 hari dan dibuka pada Rabu (4/4) siang hingga Jumat (6/4). Bupati Dompu yang sedang cuti menunaikan ibadah umrah diperkirakan akan menutup kegiatan TTG, Jumat mendatang.

Pada acara pawai budaya akan menampilkan berbagai pakaian adat nusantara serta atraksi budaya masyarakat Dompu. Seperti atraksi budaya Dompu, budaya Samawa, budaya sasak, budaya Bali, budaya Jawa hingga Sulawesi.

Sementara persiapan di arena pelaksanaan gelar TTG, sejumlah daerah mulai merampungkan stannya untuk memamerkan produk unggulan daerahnya. Mereka juga mempersiapkan tekhnolog tepat guna untuk dilombakan. Kabupaten Lombok Timur misalnya, mereka akan menampilkan 3 produk unggulannya. Seperti temuan Kompol Bek yaitu kompor dari oli bekas. Kompor ini sebagai ganti gas untuk gorengan hingga open tembaku. “Ini memanfaatkan limbah oli dan sangat besar manfaatnya dirasakan masyarakat,” kata Kepala Bidang TTG Dinas PMD Lombok Timur, M Munir, SH.

Tidak hanya itu, Lombok Timur juga menampilkan teknologi pemasangan deker atau bues beton. Alat ini bisa menurunkan bues beton oleh 1 orang dan tidak perlu turun ke galian untuk melepasnya. Alatnya sangat sederhana dan manfaatnya banyak. Produk lain dari hasil barang bekas seperti plastik untuk menjadi meja, kursi hingga hiasan dinding. (ula/*)