Gedung MCC Segera Dimanfaatkan

Gedung MCC di kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, yang segera dimanfaatkan, menyusul rampungnya revitalisasi gedung ini.(Suara NTB/bay)

Mataram (Suara NTB) – Pengerjaan revitalisasi gedung Mataram Craft Center (MCC) sebagai pusat kerajinan mutiara, emas, dan perak di Kecamatan Sekarbela telah mencapai 100 persen. Progres tersebut menjadi penanda awal berjalannya program revitalisasi pusat kerajinan mutiara, emas, dan perak di Kota Mataram.

Plt Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan UKM Kota Mataram, I Gusti Ayu Yuliani, menerangkan pengerjaan gedung tersebut memanfaatkan anggaran dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat sebesar Rp1,2 miliar. “Kontraknya kan sampai tanggal 15 (Desember) ini, tapi ini sudah selesai 100 persen,” ujarnya, Selasa, 15 Desember 2020.

Diterangkan, pengerjaan tersebut dilakukan dengan pencairan anggaran termin 1 dan 2. Sementara untuk termin 3 yang akan digunakan untuk penambahan sarana-prasarana (sarpras) dapat dilakukan setelah pengerjaan gedung selesai.

Untuk pemanfaatannya disebut Yuliani harus melewati persetujuan Walikota Mataram terlebih dahulu. “Tapi sepertinya pemanfaatannya tidak bisa secepatnya. Karena yang sekarang ini baru bangunan saja. Memang ada beberapa meja, tapi sarpras-nya tidak ada,” ujarnya.

Pengadaan sarpras yang dibutuhkan baru dapat terealisasi 2021 mendatang. “Kalau sudah kelar kita penuhi sarpras, baru kita bisa manfaatkan,” jelas Yuliani. Anggaran yang disiapkan untuk pengadaan sarpras sendiri mencapai Rp1 miliar.

Dengan anggaran tersebut, selain menjadi pusat kerajinan MCC juga diharapkan dapat menjadi pusat edukasi serta destinasi pariwisata dengan konsep hiburan dan edukasi industri kerajinan emas, mutiara, dan produk unggulan Kota Mataram lainnya.

Dicontohkan seperti pengadaan mini theater yang akan memutar film durasi pendek terkait proses budidaya mutiara hingga pembuatan kerajinan tangan unggulan di Kota Mataram. “Kan kita mau ada megatron untuk itu, tapi sarpras seperti televisi dan lain-lainnya itu belum ada. Makanya itu juga yang kita tunggu pengadaannya 2021,” ujar Yuliani.

Pengerjaan revitalisasi MCC sendiri dilakukan dengan mengubah seluruh los di lantai dua menjadi satu lantai. Di mana 10 los yang ada telah dibongkar dan 8 lokal di bagian belakang diubah menjadi bengkel bagi perajin bekerja. (bay)