GB Bantah Lakukan Pemerkosaan di Padepokannya

Mataram (suarantb.com) – Ketua Umum Parfi berinisial GB membantah dirinya telah memperkosa murid di padepokannya berinisial CT (26). Hal tersebut diungkapkan saat tiba di Mapolda NTB, Sabtu 10 September 2016.

“Tidak benar. Itu bohong. Tidak benar itu,” ujarnya saat digelandang petugas kepolisisan di sel tahanan sementara Mapolda NTB.

Iklan

Kasus itu mencuat ketika CT bersama kuasa hukumnya melaporkan GB di Polda Metro Jaya pada Kamis malam kemarin. CT bergabung pada padepokan Brajamusti milik GB sejak 2007 silam.

Pengakuan CT pada Polda Metro Jaya, bahwa ia diperkosa GB sejak berumur 16 tahun. Ia mengaku diberikan narkoba sebelum diperkosa. Dugaan pemerkosaan tersebut terus berulang hingga CT keluar dari padepokan tersebut.

Saat ini CT diduga mengandung anak akibat perbuatan GB. Namun hal tersebut telah dibantah mentah-mentah oleh GB.

Hingga saat ini, GB mendekam di sel sementara Mapolda NTB. GB kembali ke Mataram setelah menjalani penyidikan di Jakarta. GB tiba di Lombok pukul 15.00 Wita dengan pesawat Garuda, dan tiba di Mapolda NTB pada pukul 18.40 Wita.

Ketika tiba di Mapolda, GB terlihat dengan tangan terborgol dan mengenakan baju hitam digiring menuju sel sementara. GB enggan menjawab panjang pertanyaan wartawan. Ia hanya membantah melakukan pemerkosaan terhadap CT. (szr)