Lima Tempat Wisata Paling Kece di Pontianak

Lima Tempat Wsata Paling Kece di Pontianak

Mataram (suarantb.com) – Pontianak merupakan pusat kota di wilayah Kalimantan Barat yang bisa menjadi destinasi plesiran Anda. Kota yang eksotis ini dikenal dengan garis khatulistiwa, karena Pontianak menjadi salah satu wilayah yang dilalui oleh garis khatulistiwa. Bahkan di Utara Pontianak terdapat Tugu Kathulistiwa yang dibangun tepat pada garis tesebut. Pontianak juga memiliki banyak sekali objek wisata yang tidak kalah menarik yang wajib Anda kunjungi dan mudah dijangkau dengan bus. Segera siapkan barang bawaan Anda dan memesan agen tiket bus online terpercaya dalam menyambangi destinasi-destinasi liburan menarik yang ada di Pontianak.

Pantai Pasir Panjang

Bayangkan kelembutan butiran pasir pantai yang akan menyambut langkah kaki Anda, dan rasakan hembusan angin laut serta desiran ombak. Itu semua bisa Anda temui di Pantai Pasir Panjang. Selain panorama pantai yang menakjubkan, di sini juga terdapat fasilitas yang cukup lengkap. Mulai dari hotel, cottage, restoran, toko suvenir hingga diskotik bisa Anda temukan. Sehingga Anda tidak perlu khawatir untuk mencari hiburan ketika menyambangi destinasi ini.

Sinka Island Park

Layaknya Ancol yang ada di Ibu Kota Jakarta yang memiliki beberapa tempat menarik di dalamnya, Sinka Island Park juga merupakan sebuah taman rekreasi terpadu yang ada di Teluk Ma’jantuh, Singkawang. Banyak yang bisa Anda temui di Sinka Island Park ini mulai dari  kebun binatang yang bernama Sinka Zoo hingga Pantai Banjau. Di Sinka Zoo, Anda akan melihat sekitar 200 ekor binatang dari 62 spesies yang ada. Selain kebun binatang dan pantai,  di Sinka Island Park ini juga terdapat Pulau Simping yang dituding sebagai pulau terkecil di dunia.

Tugu Khatulistiwa

Sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa Pontianak terkenal dengan wilayah yang dilalui oleh gari khatulistiwa. Oleh karena itu Pontianak memiliki Tugu kebanggan yaitu Tugu Khatulistiwa. Tempatnya yang tidak terlalu jauh dri pusat kota yang hanya berjarak 3 km ini membuat Tugu Khatulistiwa sering

disambangi dan menjadi latarbelakang foto ketika sedang mengabadikan momen saat sedang berada di Kota Pontianak. Di sini juga terdapat museum yang berisikan informasi mengenai garis yang membelah bumi tersebut dan juga toko suvenir untuk cenderamata asal kota Pontianak ini.

Makam Kesultanan Batulayang

Berziarah ke makan sultan Pontianak juga bisa menjadi list Anda saat sedang berlibur di Pontianak. Salah satunya dengan mengunjungi Makan Kesultanan Batulayang. Yang menarik, adalah bahwa Makan Kesultanan Batulayang ini merupakan kawasaman pemakaman dari tujuh sultan Pontianak beserta dengan keluarganya. Makam dari sultan pertama Pontianak, Sultan Syarif Abdurrahman Alqadrie menjadi makam utama di kawasan ini. Untuk melihat makam utama ini peziarah harus melalui sebuah pintu yang cukup pendek yang memiliki makna agar peziarah yang datang menunduk terlebih dahulu sebelum memasuki makam ini.

Keraton Kadriah

Destinasi yang satu ini merupakan salah satu objek wisata bersejarah dan populer di Pontianak. Berlokasi di Jalan Tritura, Pontianak, Keraton Kadrian ini dulunya dibangun pada tahun 1771 oleh Sultan Syarif Abdurrahman Alqadrie yang merupakan sultan pertama Kesultanan Pontianak. Daya tarik dari tempat ini adalah bangunannya yang terbuat dari kayu Kalimantan yang bernama belian. Kayu yang satu ini terkenal dengan kayu besi karena kekuatannya. Bersiaplah dipukau saat Anda memasuki keraton ini yang berisikan singgasana sultan dan permaisuri dengan berbagai benda koleksi peninggalan sultan, membuat Anda dibawa kepada waktu silam.

Dengan segala kelebihannya, Pontianak merupakan pilihan yang sangat tepat untuk dijadikan destinasi plesiran Anda bersama keluarga. Pesona Pontianak tidak hanya terletak pada fakta wiayahnya yang dilalui garis yang mebelah bumi, tetapi juga dilalui oleh sungai yang ikonik yaitu Sungai Kapuas dan Sungai Landak. Bahkan kedua sungai ikon kota Pontianak tersebut terdapat dalam logo kota. Menjelajahi ibukota Kalimantan Barat dengan berbagai agen bus pilihan tentu menjadi pengalaman yang tak terlupakan. (*)