Beranda Headline Badai Damien Menjauh, Warga Diminta Tetap Waspada

Badai Damien Menjauh, Warga Diminta Tetap Waspada

0
6
Monitoring satelit yang menunjukkan pergerakan siklon tropis Damien yang menjauh dari Indonesia. (Sumber: BMKG)

Mataram (Suara NTB) – Badai Damien yang dapat memicu cuaca buruk, menjauh dari Indonesia. Namun masyarakat tetap diminta waspadai hujan dengan intensitas tinggi berpotensi picu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan gelombang tinggi.

Berdasarkan data dari BOM Australia (Berau of Meteorology Australia) yang diteruskan BMKG Stasiun Meteorologi (Stamet) ZAM, siklon tropis Damien berada di wilayah Western Australia dengan kecepatan angin maksimum sebesar 40 knot.

“Untuk kedepannya diperkirakan mengarah ke Tenggara hingga Selatan, menjauhi Indonesia dengan kecepatan gerak sebesar 8 knots,” kata Prakirawan BMKG Stamet ZAM, Alfiansyah Pradana Minggu sore, 9 Februari 2020.

Menurutnya, jika dilihat dari proyeksi, pergerakan siklon tropis Damien tidak mengarah ke Indonesia. Sempat diperkirakan sebelumnya akan mengarah ke Indonesia, termasuk akan melanda Provinsi NTB.

“Awal terbentuk memang berada di dekat wilayah Indonesia, dalam perkembangannya pergerakan menjauh,” ujarnya.

Namun menjauhnya badai ini tak berarti Indonesia, Provinsi NTB khususnya aman dari bencana. Wilayah NTB yang sedang memasuki masuk musim hujan diperkirakan akan terus diguyur hingga beberapa hari ke depan. Diperkuat dengan adanya konvergensi atau pertemuan massa udara di atas wilayah NTB yang menimbulkan terbentuknya dan berkumpulnya awan hujan.

“Menurut update peringatan dini cuaca dari BMKG pusat hari ini (kemarin, red), wilayah NTB berpotensi mengalami hujan lebat disertai angin kencang dan petir hingga dua sampai tiga hari kedepan,” ungkap Alfiansyah.

Masyarakat NTB diimbau tetap waspada dan berhati-hati dampak bencana yang dapat ditimbulkan. Seperti banjir, genangan air, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang dan petir.

Selain itu bagi pengguna dan operator jasa transportasi laut, nelayan, wisata bahari dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar wilayah pesisir, diimbau untuk mewaspadai potensi gelombang laut tinggi dengan ketinggian mencapai lebih dari 2.0 meter di Selat Lombok bagian Selatan, Selat Alas Bagian Selatan, Samudera Hindia-Selatan NTB, dan Selat Sape Bagian Selatan. (ars)

  Angin Kencang, Sejumlah Pohon Tumbang di Mataram

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 + seven =