Kurangi Sampah Plastik, Yuk Ngaji Lombok Ajak Bawa Tumbler

Komunitas Yuk Ngaji Lombok. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Program Zero Waste atau mengurangi sampah plastik kini mulai menyebar ke seluruh lapisan warga NTB. Komunitas Yuk Ngaji Lombok misalnya, ternyata juga punya cara sendiri soal usaha mengurangi sampah plastik bersama jemaahnya.

Sejak 2018 akhir, Yuk Ngaji Lombok sepakat memulai langkah tersebut bersama-sama. “Kita lihat dakwah, harus bisa menebar manfaat ” kata Puji Rabiatussa’adah, salah seorang akhwat anggota Yuk Ngaji Lombok, Senin, 13 Januari 2020.

Baca juga:  Soal Sampah di Karang Kelok, Pemkot Koordinasi dengan Provinsi

Puji dan rekan-rekannya kemudian menyadari bahwa dalam sekali kegiatan mereka bisa menghabiskan sekitar 100 botol/gelas air minum kemasan, dari sebelum hingga setelah acara pengajian.

Karena alasan itu, Komunitas Yuk Ngaji kemudian mencoba menularkan kebiasaan mengurangi sampah plastik. Sebagai komunitas Dakwah, mereka meminta agar setiap pengajian (kajian ilmu) para jemaah yang datang membawa “tumbler” sendiri, tim juga senantiasa menyediakan dispenser dan air galon untuk isi ulang.

Baca juga:  Ganggu Pengendara, Sekda Turun Tangan Bersihkan Sampah di Jalur Kediri-Loteng

Setiap orang juga membawa botol minum masing-masing yang bisa diisi ulang. “Kita membawa tumbler sendiri untuk dibawa kemana-mana. Bahkan bikin merchandise untuk tumbler-nya,” jelas Puji

Baca juga:  SMAN 1 Mataram Gelar Pertunjukan Wayang dari Sampah

Dari langkah tersebut, setidaknya Yuk Ngaji sudah bisa ikut mengurangi sebanyak 100-200 jumlah sampah botol plastik setiap minggunya. Bahkan jika kajian yang menghadirkan ustad dari luar NTB, jemaah bisa membeludak hingga 300an. Sehingga jika ditotal dalam sebulan, mereka sudah bisa mengurangi ratusan bahkan ribuan sampah botol plastik di NTB. (*)