Atasi Masalah Sampah, Pemprov NTB Bentuk Satgas

Madani Mukarom (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB turun tangan mengatasi persoalan sampah di Kota Mataram. Sebagai ibukota provinsi yang menjadi wajah NTB, Pemprov memberikan atensi yang lebih terhadap Kota Mataram.

Pemprov NTB melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus membersihkan sampah di jalan-jalan protokol dan strategis di Kota Mataram.

‘’Semua daerah kita atensi. Tapi kota lebih intens. Tapi semua kita pantau. Kita punya Satgas juga di sini. Satgas Kebersihan Sampah, ada 20 orang. Yang ditugaskan  jalan-jalan protokol,’’ kata Kepala Dinas LHK NTB, Ir. Madani Mukarom, B. Sc.F, M. Si dikonfirmasi Suara NTB, pekan kemarin.

Madani mengatakan, selain terus mendorong berdirinya bank sampah di seluruh desa di NTB. Pemprov juga memberikan perhatian terhadap Kota Mataram. Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang ada di tiap lingkungan dan kelurahan di Kota Mataram akan dihidupkan kembali. Kemudian kampanye tentang sampah dan kebersihan lingkungan juga akan dihidupkan.

‘’Semua kabupaten/kota harus bersih. Cuma kota sering dilewati Pak Gubernur, Ibu Wagub. Sehingga kita punya tugas,’’ tandasnya.

Total produksi sampah di NTB setiap hari sebanyak 3.388,76 ton. Dari jumlah itu, sebanyak 641,92 ton yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sedangkan sampah yang didaur ulang baru 51,21 ton setiap hari.

Baru 20 persen sampah yang ditangani atau  dibuang ke TPA. Sisanya 80 persen masih dibuang sembarangan. Madani menyebutkan produksi sampah masing-masing kabupaten/kota setiap hari di NTB.  (nas)