Raih Adipura, Mohan Apresiasi Kinerja Pasukan Kuning dan Biru

Mataram (suarantb.com) – Setelah tujuh tahun gagal meraih Piala Adipura, di 2017 ini Pemkot Mataram berhasil membawa pulang piala tersebut. Seperti diketahui, Kota Mataram terakhir meraih Adipura pada 2011 silam. Sukacita pun dirayakan dimana segenap elemen melakukan konvoi mulai dari Bandara Internasional Lombok (BIL) sesaat setelah rombongan Pemkot Mataram mendarat dari Jakarta usai menerima penghargaan tersebut. Konvoi kemudian dilanjutkan dengan berkeliling Kota Mataram yang diikuti pasukan kuning khususnya penyapu jalan Dinas Lingkungan Hidup (LH) dan pasukan biru Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram.

Rute konvoi berakhir di Kantor Walikota Mataram. Rombongan langsung disambut Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana. Atas prestasi yang ditorehkan ini, Mohan mengapresiasi kinerja para pasukan kuning dan biru yang dengan penuh dedikasi melaksanakan tugasnya membersihkan Kota Mataram. “Apresiasi saya tentu lebih khusus kepada pasukan kuning dan biru karena merekalah semua ini kita bisa terima pada hari ini. Atas kerja keras dan dedikasi mereka. Perlu kita pahami apa yang mereka lakukan tidak semua orang mau melakukan pekerjaan kotor yang mereka lakukan,” jelasnya.

Karena keberadaan pasukan kuning maupun biru yang tiap hari bekerja tanpa henti itu sampah dari rumah tangga dapat diatasi. Kebersihan pun terjaga dan menjadikan kota ini nyaman ditinggali. “Sampah yang kita keluarkan ada yang mengurus sehingga kita bisa dapatkan suasana yang nyaman,” tambahnya. Ia pun meminta Dinas LH maupun Dinas PUPR untuk memperhatikan kesejahteraan pasukan kuning dan biru ini.

Bagi Mohan, Piala Adipura sebuah simbol perjuangan dan kerja keras semua pihak. Ia pun mengaku sangat bersemangat menyambut kedatangan piala tersebut yang diserahkan langsung kepada Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh di Jakarta pada Rabu malam, 2 Agustus 2017.

  Menikmati Pemandangan Hutan Bakau di KEK Mandalika

“Hari ini alhamdulillah luar biasa kesyukuran kita. Saya begitu bersemangat untuk menunggu simbol perjuangan ini dan simbol kerja keras ini,” ungkapnya. Adipura yang berhasil diraih tahun ini juga sebagai sebuah keberkahan dan kado manis Kota Mataram yang akan merayakan ulang tahun pada 31 Agustus mendatang.

Adipura menurut Mohan bukanlah akhir, tapi sebuah awal yang baik. Dalam menangani persoalan lingkungan, ia mengajak semua pihak perlu bekerja lebih keras lagi dan menyempurnakan berbagai program dalam mengatasi persoalan sampah. Persoalan ini menurutnya tak hanya berkaitan dengan teknologi maupun sistem, tapi berkaitan dengan persoalan sosial. Perilaku atau kebiasaan masyarakat yang belum tertib dalam penanganan kebersihan ini harus diatasi.

“Itu yang harus diintervensi sehingga masyarakat bisa memahami tujuan kita bersama dalam menghadapi masalah sampah dan lingkungan ini,” tandasnya. (ynt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here