Walikota Bima “Curhat” ke Gubernur, Kondisi Kota Bima Pasca Banjir

Kota Bima (Suara NTB) – Gubernur NTB, TGH. M. Zainul Majdi, Ketua penggerak PKK Provinsi NTB, Hj. Erica Zainul Majdi, beserta rombongan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB, melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi dengan Pemerintah dan masyarakat Kota Bima, Minggu, 9 Juli 2017.

Gubenur bersama rombongan diterima, oleh Walikota Bima, H. M. Qurais H. Abidin, Wakil Walikota H. A. Rahman H. Abidin, beserta Kepala OPD Pemkot Bima dan FKPD, sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama, di halaman depan kantor Walikota Bima.

Pada kesempatan itu, Walikota mengungapkan sejumlah perkembangan Kota Bima, pasca diterjang banjir, akhir tahun 2016 lalu. Kata Walikota, berkat dukungan dan bantuan Pemerintah Provinsi, Kota Bima kembali normal begitu cepat.

“Berkat bantuan dan dukungan semua pihak terutama Pemprov. Alhamdulillah Kota Bima sudah 95 persen kembali normal pasca diterjang banjir akhir tahun lalu,” katanya.

Selain itu, Walikota menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur, karena sudah mengalokasikan dana untuk perbaikan dua titik jalan Provinsi di daerah setempat, yang kini tengah diperbaiki. Yakni jalan Gatot Subroto Kelurahan Sadia dan Datuk Dibanta sampai Kecamatan Wera Kabupaten Bima.

“Meski demikian, ada permintaan dan aspirasi dari masyarakat, jalan Datuk Dibanta tepatnya di Ncai Kapenta agar aspalnya dipertebal dan diperlebar,” kata Qurais.

Tidak hanya itu, pasca terjangan banjir, pembangunan atau perbaikan sarana dan prasana lebih banyak dilakukan. Salah satunya, yakni pelebaran hingga pengerukan aliran sungai yang dangkal.

Hanya saja, Walikota meminta Gubernur untuk membongkar tiang yang ada di jembatan yang berada di Rabasalo Kelurahan Penatoi, Padolo I dan II. Karena, Pemkot Bima, tidak memiliki kewenangan.

“Adanya tiang ini menjadi salahsatu pemicu banjir Kota Bima tahun lalu, karena menghambat aliran air. Mudah-mudahan 2017 ini bisa dibongkar,” harapnya.

Tidak hanya itu, Walikota berharap kepada Gubenur memerintahkan Dinas Kehutanan, untuk merehablitasi hutan yang berada di Ncai Kapenta dan hutan di Kelurahan Dodu, antara perbatasan Kota Bima dan Kecamatan Wawo Kabupaten Bima.

“Karena kewenangan sudah diambil Provinsi, kami berharap kepada Gubernur agar memerintahkan Dinas Kehutanan, untuk merehabilitasi hutan-hutan ini,” harapnya lagi.

Bagaimana tanggapan Gubernur, TGH. M. Zainul Majdi? Gubernur yang akrab dikenal TGB ini, merespon baik perkembangan dan semangat pemerintah dan masyarakat Kota Bima pasca mendapat ujian dan cobaan, banjir tersebut.

“Tidak mudah keluar dari cobaan untuk memperbaiki secara cepat. Tapi Alhamdulillah dan pemerintah dan masyarakat Kota Bima begitu kuat menerima ujian ini,” ungkapnya.

Terkait keinginan dan permintaan Walikota, TGB merespon dengan santai. Bagi dia, permintaan tersebut akan diakomodir sepanjang tercukupi anggaran. Namun, Pemprov akan mendukung. Baik secara informal dan bersurat resmi kepada pemerintah pusat untuk menyelesaikan beberapa hal tersebut secara bersama.

“Yang utama juga dalam tidak hanya mengarah sektor pembangunan. Diharapkan juga bisa menumbuhkan ekonomi kreatif bagi masyarakat,” pungkasnya. (uki)