Cuaca Tak Menentu, BPBD Imbau Warga Waspada

Mataram (Suara NTB) – Belakangan ini kondisi cuaca sedang tak menentu. Kendati pada siang hari cuacanya panas terik, tapi berpotensi terjadi hujan deras disertai angin dan petir pada sore harinya. Karena kondisi ini, warga Mataram diimbau tetap waspada. Demikian disampaikan Kepala BPBD Kota Mataram, Ir. Dedi Supriyadi kepada Suara NTB, Kamis, 16 Maret 2017.

“Cuaca sekarang lagi tidak menentu. Seperti yang terjadi di Surabaya itu, tidak ada angin tidak ada hujan tiba-tiba hujan es. Oleh karena itu kita imbau masyarakat tetap waspada,” jelasnya.

Dedi mengatakan hujan deras berpotensi terjadi pada sore hari atau pukul 16.00 ke atas. Hal yang harus diwaspadai selain hujan deras ialah petir dan angin puting beliung.

Baca juga:  Satelit BMKG Pantau Puluhan Titik Panas di NTB

“Untuk warga Kota Mataram saat ini cuaca masih tidak menentu. Jadi masih tetap waspada, hati-hati. Terutama terhadap hujan, angin puting beliung, dan petir,” imbaunya.

Kondisi cuaca tak menentu seperti ini diprediksi berlangsung hingga akhir Maret ini. Sebelumnya puncak musim hujan atau cuaca ekstrem juga diprediksi berlangsung sampai bulan ini. Dedi mengatakan pihaknya juga siap melakukan pemantauan selama 24 jam di tengah kondisi cuaca seperti ini. Posko siaga bencana juga tetap berdiri di samping kantornya.

“Waspada sajalah. Yang penting kami siap memantau selama 24 jam,” kata Dedi.

Saat terjadi hujan lebat disertai gelegar petir dalam beberapa waktu terakhir ini, berdasarkan hasil pantauan pihaknya, tak ditemukan genangan, pohon tumbang atau dampak lain di lapangan.

Baca juga:  Daerah Rawan Bencana, NTB Harus Punya Mitigasi Bencana yang Baik

“Landai-landai saja walaupun besar kayak gitu,” ujarnya.

Ia pun berharap Kota Mataram aman dari segala bencana akibat kondisi cuaca tak menentu ini. Saat ini menurutnya jarang juga terjadi banjir maupun genangan khususnya di kawasan lingkar selatan yang sempat dilanda banjir awal Februari lalu. Pasalnya saluran di kawasan tersebut telah diperbaiki beberapa waktu lalu.

Insya Allah Mataram aman semenjak diperbaiki saluran itu. Kalau airnya lancar masuk ke kali, alhamdulillah (tak ada lagi genangan),” demikian Dedi Supriyadi. (ynt)