Pemkot Mataram Siapkan Taman Jomblo untuk Tempat Cari Jodoh

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah Kota Mataram terus menambah jumlah taman untuk memenuhi target 30 persen ketersediaan ruang terbuka hijau (RTH). Awal tahun depan, akan segera dibangun taman yang bisa dimanfaatkan untuk tempat nongkrong anak-anak muda, khususnya yang masih sendiri. Taman ini akan diberi nama Taman Jomblo.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertamanan Kota Mataram, H. M. Kemal Islam, Rabu, 14 Desember 2016. Taman Jomblo ini akan dibuat di sekitar Jalan Udayana. “Kita siapkan lahan 25 are di kawasan Udayana,” ujarnya.

Kemal mengatakan di sekitar Udayana masih ada tanah kosong yang kerap dijadikan tempat membuang sampah. Agar lahan itu tak lagi dijadikan tempat pembuangan sampah, maka akan dialihkan menjadi taman.

“Akan kita uruk tanahnya biar orang tidak lagi membuang sampah. Itu nanti tamannya khusus untuk anak-anak muda yang jomblo. Bagus juga orang-orang jomblo cari jodoh di situ,” selorohnya.

Saat ini pihaknya tengah menyusun desain rincian teknis

(Detail Engineering Design/DED). Anggaran juga telah disiapkan sebesar Rp 600 juta untuk pembuatan Taman Jomblo ini.

“Kita sudah susun DED dan tendernya segera Desember ini,” ujarnya.

Dari segi desain, taman ini disebut Kemal tidak berbeda dengan taman-taman yang telah ada di Kota Mataram. Namun khusus taman bagi para jomblo ini akan diperbanyak bangku taman. Selain itu akan dilengkapi juga dengan jaringan internet nirkabel (wi-fi).

Selain itu di sekeliling taman juga akan dibuat semacam hutan kota, dengan penanaman pohon-pohon. Vegetasi di taman ini juga akan bervariasi. Agar taman ini nantinya tak digunakan sebagai tempat melakukan hal-hal negatif, maka penerangan akan diperbanyak. Kemal mengakui pembuatan Taman Jomblo ini mengadopsi dari taman serupa yang ada di Bandung dan Bogor.

Saat ini jumlah taman aktif atau yang bisa dikunjungi di Mataram sebanyak 13 yang tersebar di berbagai kecamatan. Sementara jumlah taman pasif yang dibuat untuk dekorasi kota sebanyak 16. (ynt)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.