Banjir di Mataram Disebabkan Penyumbatan Saluran

Mataram (suarantb.com) – Beberapa wilayah di Mataram mengalami bencana banjir sejak siang kemarin, Rabu, 14 Desember 2016. Akibat dari banjir tersebut memaksa warga yang rumahnya terendam banjir untuk mengungsi ke tempat-tempat aman.

Curah hujan yang cukup tinggi, ditambah dengan saluran air yang tersumbat menyebabkan luapan air menggenangi beberapa kelurahan di Mataram. Kelurahan Kekalik, Pajang, dan Karang Pule merupakan bagian yang terkena dampak banjir tersebut.

Kepala Basarnas NTB, Nanang Sigit PH mengatakan banjir disebabkan penyumbatan saluran di beberapa titik di NTB ini. Sampah yang menyumbat saluran membuat aliran air tidak berjalan dengan normal.

Baca juga:  Relokasi Korban Banjir Naik Penyidikan

“Lebih ke penyumbatan saluran. Kami terus berkoordinasi dengan BPBD. Kayak kemarin di Batu Layar, kemudian di Alas, Sumbawa juga. Termasuk di Kute. Lebih ke penyumbatan saluran,” ujarnya ditemui di Mapolda NTB.

Sebelumnya, Lurah Karang

Pule, H. Taufiqurahmman juga berharap adanya bantuan pemerintah untuk pengadaan tempat-tempat sampah di kelurahan tersebut. Pasalnya, ia menilai penyumbatan saluran menjadi faktor utama bencana banjir. Masih ada warga yang membuang sampah sembarangan di sungai yang ada di kelurahan tersebut.

Baca juga:  Dua Mahasiswa Jadi Korban, Warga Diminta Waspadai Bencana Musim Hujan

“Warga membutuhkan tempat sampah, agar tidak membuang sampah di sekitar sungai. Itu harapan kami agar banjir musiman ini segera berhenti,” ujarnya belum lama ini.

Untuk Polda NTB sendiri, di sela persiapan pengamanan natal dan tahun baru, juga telah menggandeng instansi lintas sektoral untuk bersama-sama mewaspadai bencana banjir di musim hujan ini.

“Perkiraan cuaca akhir-akhir ini hujan. Itu yang perlu diantisipasi. Termasuk rekan-rekan dari bencana alam sudah siap dalam rangka menghadapi situasi yang mungkin terjadi dengan cuaca yang ekstrim ini,” kata Kapolda. (szr)